Jangan Sembarangan Bicara di Bulan Ramadan! Ucapan Kasar Bisa Menghapus Pahala Puasa

Setiap aturan dan larangan dalam Islam, termasuk larangan berucap kotor, ditetapkan untuk melindungi kehormatan sesama manusia.
Setiap aturan dan larangan dalam Islam, termasuk larangan berucap kotor, ditetapkan untuk melindungi kehormatan sesama manusia.

AYOJAKARTA.COM – Dalam sebuah kajian ba’da subuh, Ustadz Adi Hidayat mengulas salah satu topik penting dari kitab Sahih Al-Bukhari, khususnya terkait pembahasan puasa (Kitabus Shiyam).

Dari total 69 subtema dalam bab puasa tersebut, kali ini yang menjadi fokus adalah subtema kedelapan, yakni tentang hal-hal yang bisa merusak pahala ibadah puasa Ramadan.

Dalam pembahasan ini, Ustadz Adi mengangkat hadis nomor 1903 yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari dengan judul "Babu Man Lam Yada Qaulazzur Wal ‘Amala Bihi Fishiyam" yang berarti "Bab tentang orang yang tidak meninggalkan perkataan kotor dan perbuatan buruk saat berpuasa."

Hadis ini bersumber dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, di mana Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang tidak mampu menahan diri dari ucapan tercela (qaulazzur) selama berpuasa, dikhawatirkan puasanya tidak memiliki nilai di sisi Allah SWT.

Istilah qaulazzur meliputi segala bentuk perkataan tidak baik, mulai dari makian, hinaan, hingga kata-kata kasar yang menyakiti atau merendahkan orang lain.

Baca Juga: Begini Cara Cepat Lapor ke Polisi! Dedi Mulyadi Siap Tindak Aksi Premanisme Minta THR

Dalam kajiannya, Ustadz Adi Hidayat menyoroti pentingnya menjaga lisan. Menurut beliau, lisan adalah representasi dari isi hati dan pikiran seseorang, dan tergelincir dalam ucapan bisa lebih berbahaya dibandingkan terpeleset secara fisik.

“Lisan yang tergelincir bisa menjatuhkan kehormatan seseorang, lebih parah daripada tergelincir kaki,” ujarnya.

Penekanan terhadap pentingnya menjaga lisan juga banyak dijumpai dalam Al-Qur’an maupun hadis Nabi Muhammad SAW, terlebih lagi di bulan Ramadan. Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih diri agar bisa mengontrol lisan dengan ucapan yang santun dan bermakna.

Dengan begitu, setelah Ramadan berakhir, lisan kita akan terbiasa menjadi media penyampai pikiran dan keinginan dengan cara yang bijak, sopan, dan tidak menyakiti orang lain.

Baca Juga: Tidak Panas dan Tidak Hujan! Tanda-Tanda Alam Munculnya Malam Lailatul Qadar

Ustadz Adi juga menambahkan bahwa Islam sangat memuliakan manusia, dan hal ini tercermin dari larangan-larangan terhadap ucapan buruk.

"Mengapa berkata kotor dilarang? Karena untuk menjaga kehormatan manusia. Mengapa mencela dan menghina dilarang? Karena itu bisa menjatuhkan martabatnya," ucapnya.

Setiap aturan dan larangan dalam Islam, termasuk larangan berucap kotor, ditetapkan untuk melindungi kehormatan sesama manusia.

Dalam konteks ibadah puasa Ramadan, menjaga lisan menjadi hal yang sangat penting. Sebab jika tidak, meskipun seseorang telah berpuasa sepanjang hari, menahan lapar dan dahaga, pahala puasanya bisa gugur begitu saja di hadapan Allah SWT.

Inilah yang dimaksud oleh Ustadz Adi Hidayat ketika beliau mengatakan, "Akhirnya puasanya hanya sebatas menahan lapar dan haus, namun tidak ada nilainya di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala."

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ucapan Kasar
# menghapus pahala
# Ramadan
# puasa

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.