AYOJAKARTA.COM — Setiap kali memasuki bulan Ramadan, banyak umat Muslim yang mempertanyakan soal cara berwudhu yang benar supaya puasa tidak batal.
Karena, terdapat beberapa gerakan wudhu yang dikhawatirkan bisa membuat puasa seseorang batal, seperti berkumur atau menghirup air ke dalam hidung.
Sebab, segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan puasa menjadi batal.
Maka dari itu, penting bagi umat Muslim untuk memahami cara wudhu di bulan Ramadan supaya puasa tidak batal. Simak penjelasan berikut.
Baca Juga: Hukum Menggosip atau Ghibah saat Puasa, Apakah Membatalkan atau Tidak?
Cara Wudhu Saat Puasa
Umat Muslim dianjurkan untuk menyempurnakan wudhumereka, baik dalam keadaan sedang berpuasa maupun tidak.
Berdasarkan hadis riwayat Arba’ah dan Ibnu Khuzaimah, Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Sempurnakanlah wudhu dan sela-sela jari, perbanyaklah dalam istinsyaq (memasukkan air ke hidung) kecuali jika sedang berpuasa.”
Berdasarkan hadits tersebut, tata cara wudhu saat puasa sama saja dengan wudhu di waktu lainnya.
Selain itu, tidak ada langkah yang harus dilewatkan untuk mencegah batalnya puasa.
Namun, orang yang berwudhu saat berpuasa harus berhati-hati supaya tidak berlebihan ketika berkumur dan membasuh hidung.
Mereka tidak dianjurkan untuk menghirup air melalui hidung terlalu kuat atau berlebihan, karena dikhawatirkan akan ada air yang masuk ke kerongkongan dan lambung.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan tata cara wudhu saat puasa adalah sebagai berikut:
- Membaca niat
- Membasuh telapak tangan hingga sela-sela jari.
- Berkumur dan membasuh hidung dengan hati-hati
- Membasuh wajah.
- Membasuh tangan hingga siku.
- Mengusap kepala dan telinga.
- Membasuh kaki
- Membaca doa setelah wudhu.
Demikianlah informasi terkait cara wudhu di bulan Ramadan supaya puasa tidak batal.***
Share this article
Setiap kali memasuki bulan Ramadan, banyak umat Muslim yang mempertanyakan soal cara berwudhu yang benar supaya puasa tidak batal.