AYOJAKARTA.COM - Salah satu identitas kebangsaan yang selalu dihadirkan dalam perayaan hari kemerdekaan adalah bendera.
Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki bendera yang menjadi identitas bangsa dengan kombinasi warna merah dan putih.
Bagi rakyat Indonesia, kombinasi warna merah merupakan bentuk perwujudan simbol dari keberanian, sedangkan putih adalah simbol kesucian.
Dalam sejumlah literasi, warna merah juga dinilai sebagai aspek ragawi atau tubuh sedangkan putih adalah ruhani atau kejiwaan.
Kedua aspek manusia tersebut merupakan kombinasi dua warna yang saling melengkapi hingga menjadi kesatuan utuh.
Meski sering dianggap sama dengan Negara Monaco, namun bendera Indonesia memiliki usia yang lebih tua jika dibandingkan Monaco.
Baca Juga: Anti Mainstream! Ini Dia 8 Ide Lomba untuk Memeriahkan 17 Agustus
Asal usul perpaduan warna merah putih yang dimiliki Monaco berasal dari simbol wajik dalam lambang negara Monaco yang diresmikan pada tahun 1297.
Sementara gagasan warna merah putih yang menjadi warna bendera Indonesia bersumber dari panji atau pataka Kerajaan Majapahit pada tahun 1292 atau abad 13.
Selain disebut dengan Getah – Getih, bendera merah putih di zaman Majapahit juga dikenal dengan nama Gula – Kelapa.
Baca Juga: Contoh Teks Pidato Upacara Bendera Hari Senin: Padat, Singkat, tapi Bermakna
Penyebutan warna merah putih juga mengakar dalam tradisi masyarakat Nusantara dengan adanya penganan dalam bentuk bubur, yakni bubur merah dan bubur putih.
Selain bubur, warna merah putih dalam wujud Gula Merah serta Nasi yang putih merupakan dua kuliner khas bangsa Nusantara ketika itu.
Bagi sebagian kalangan, sejarah lahirnya gagasan warna bendera merah-putih juga tidak terlepas dari mitologi bangsa Austronesia.
Baca Juga: Jatuh pada 23 Juli, Inilah Sejarah Lahir hingga Alasan di Balik Hari Tanpa Tayangan Televisi
Dalam mitologi tersebut, warna merah merupakan simbol dari Bunda Bumi atau tanah sedangkan putih merupakan simbol Bapak Langit yang berwarna putih.
Saat pembacaan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945, bendera merah putih yang merupakan hasil jahitan tangan Fatmawati pertama kali dikibarkan.
Warna putih yang menjadi bendera pusaka Indonesia, pada awalnya merupakan kain katun yang dihadiahkan untuk menyambut kelahiran Guntur Soekarnoputra.
Namun rencana menjadikan pakaian tersebut urung dilakukan karena lebih diperuntukkan menjadi bendera kenegaraan.
Baca Juga: Contoh Daftar Tema 17 Agustus yang Kreatif dan Unik: 'Indonesia, Negeri Penuh Cerita'
Dalam suasana yang serba sederhana, pembacaan teks proklamasi kemudian menjadi tonggak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan dilangsungkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta Pusat.
Ketika upacara penaikan bendera, Latief Hendraningrat, Suhud serta SK Trimurti menjadi orang pertama yang mengibarkan bendera merah putih.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Senin, 24 Juli 2023 dari YouTube Restu Pebriana.***

Share this article
Berikut ini sejarah warna merah dan putih dijadikan sebagai warna bendera pusaka Bangsa Indonesia, wajib tahu.