AYOJAKARTA.COM - Melihat perkembangan zaman sekarang, banyak terjadi kemaksiatan. Bahkan ragam kemaksiatan semakin tidak wajar dan yang tidak masuk akal pun ada.
Buya Yahya mengungkapkan ciri-ciri pemuda terbaik di zaman ini.
"Pemuda yang baik pertama adalah pemuda yang takut kepada Allah," jelas Buya Yahya dikutip melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.
"Menjauhkan dirinya dari hal-hal yang saat ini menjadi sebab rusaknya anak muda," sambungnya.
Pemuda terbaik pada zaman yang penuh fitnah ini yakni yang berusaha taat kepada Allah.
Mereka tampil berbeda dengan pemuda pada umumnya, yang mana mereka tidak membahayakan dirinya.
Pasalnya seseorang yang bermaksiat tentu akan membahayakan dirinya di dunia maupun di akhirat.
Baca Juga: Ternyata Begini Spesialnya Sosok Prabowo Subianto di Mata Iwan Bule, Sampai Bikin Kagum!
"Itulah orang yang tampil beda di hadapan Baginda Nabi, orang pada sibuk dengan sesuatu yang membahayakan dirinya, ternyata dia cerdas 'saya ga mau itu'," kata Buya Yahya.
Pemuda terbaik yakni yang tumbuh karena kebaikan dengan Allah dan menyibukan dirinya dengan perbuatan positif.
"Tumbuh besarnya adalah dengan kebaikan dengan Allah, bukan dengan iseng, itulah pemuda terbaik," jelas Buya Yahya.
"Dia berusaha menjadikan kesibukannya positif, untuk bantu orang lain, dimulai dari keluarga terdekatnya yaitu bunda dan ayahnya, itu pemuda terbaik," tambahnya.
Baca Juga: HEBOH! Burung Gagak Terbang Lepas Bendera Israel dari Tiang, Benar Kuasa Allah?
Kebaikan yang dilakukannya bukan sekedar di waktu yang singkat tetapi seumur hidupnya hingga kiamat.
"Bukan hari ini (saja) tapi sampai hari kiamat," ungkap Buya Yahya.
Ciri pemuda terbaik yakni menjauhkan diri dari berbuat dosa dan ikut perkumpulan positif.
"Tapi ingat menjauhkan diri dari kemaksiatan, dari perbuatan dosa, membuat perkumpulan yang positif," tutur Buya Yahya.
"Maka berkumpulah di tempat yang baik, membuatlah ada perkumpulan yang baik, yang menyelamatkan akhlak anda," sambungnya.
Pemuda yang baik akan menyenangkan orang tuanya, berakhlak baik sesuai syariat Islam.
"Dengan orang tua, senangkan orang tua, sesuai dengan keinginan mereka, sesuai dengan syariah," jelas Buya Yahya.
"Sehingga di rumah, sibuklah dengan orang tua, khitbah pada orang tua," sambungnya.
Jangan justru menjadi pemuda yang buruk, baik kepada Allah maupun orang tua.
Buya Yahya menjelaskan bahwa ciri pemuda seperti itu merupakan pembuat kerusakan di muka bumi.
"Sudah dengan Allah tidak baik, dengan orang tua bentak-bentak. Itulah yang membuat kerusakan di muka bumi," ungkap Buya Yahya.
"Ga ada pengabdian kepada orang tua, ga ada sopan santun kepada orang tua, dengan Allah salatnya susah," sambungnya.***

Share this article
Di tengah ragam kemaksiatan pada perkembangan zaman sekarang, Buya Yahya mengungkapkan ciri-ciri pemuda terbaik di zaman ini.