AYOJAKARTA.COM--Ziarah kubur menjadi salah satu kebiasan yang dilakukan pada momen peringatan hari raya Idul Fitri atau memasuki bulan Syawal.
Biasanya dilakukan di hari raya Idul Fitri setelah bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara terdekat.
Bahkan ada juga yang melakukan ziarah kubur pada akhir bulan Sya'ban sebelum melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube ppalanwarsarang Mbah Moen menjelaskan tentang hubungan manusia yang hidup dengan yang di alam kubur.
Baca Juga: Permudah Jalan Datangnya Rezeki dengan Amalan dari Mbah Moen, Cukup Baca Kalimat Ini
Menurut Mbah Moen, kuburan adalah akhirat sementara di dunia, karena masih bisa diziarahi.
"Jadi kuburan sementara itu akhirat, tapi masih di dunia, kenapa masih dikatakan di dunia? karena masih diziarahi," ungkap Mbah Moen.
"Makanya masih di talqin, dibacakan tahlil, begitu menurut ahli sunnah wal jama'ah," sambungnya.
Adapun juga orang yang tersiksa di kuburan menurut Mbah Moen adalah yang anaknya maksiat di dunia, bahkan tidak mengirimkan doa.
"Orang akan tersiksa di kuburan (jika) anaknya maksiat, karena tidak tau (atau) tidak pernah mengaji, tidak pernah ziarah kubur, tidak pernah mengirimi Fatihah, bahkan sekarang ada yang anti selametan," jelas Mbah Moen.
Baca Juga: Lakukan Amalan Ini di Malam Takbiran, Mbah Moen: Agar Hatimu Tidak Mati Saat Hari Kiamat!
Mbah Moen menjelaskan bahwa hidup di alam kubur itu sama halnya hidup di dunia, meski tidak di dunia.
"Hidup di alam kubur itu sama halnya hidup di alam dunia, masih belum mati, tapi tidak di dunia, juga tidak di kiamat," ujar Mbah Moen.
"Jadi di tengah-tengah, makanya dinamakan barzah, jadi barzah itu di antara dunia dan akhirat," sambungnya.
Bahkan Mbah Moen menjelaskan bahwa orang di alam kubur akan merasakan nikmat dan susah, merasakan nikmat jika diziarahi dan dikirimi doa.
"Orang di alam kubur itu kadang masih bisa diberi nikmat, diberi susah, awalnya tidak nikmat kemudian diziarahi anaknya dikirim do'a akhirnya terasa nikmat," ungkap Mbah Moen.***

Share this article
Bahkan Mbah Moen menjelaskan bahwa orang di alam kubur akan merasakan nikmat dan susah, merasakan nikmat jika diziarahi dan dikirimi doa.