AYOJAKARTA.COM - Jelang bulan Ramadan umat Islam akan melakukan ibadah puasa sebulan penuh yang mana menjadi kewajiban sebagai muslim.
Ramadan dinilai sebagai bulan yang suci penuh keberkahan bahkan Allah akan melipatgandakan amal ibadah yang dilakukan pada masa ini.
Umat Islam tentunya akan berlomba-lomba untuk memperbanyak amalan ibadah di bulan Ramadan, salah satunya yakni mengkhatamkan Al-Quran.
Seperti amalan lain, di bulan Ramadhan amalan membaca Al-Qur'an sangat diagungkan, salah satunya yakni pahala membaca akan dilipatgandakan.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Ceramah Pendek, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan tips mudah untuk mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan.
"Maka para ulama sepakat, bulan Ramadan tidak bisa dipisahkan dari Al-Quran. Maka semua muslim yang akan memasuki Ramadan mesti punya agenda berinteraksi dengan Al-Quran," pungkas Ustadz Adi Hidayat.
Salah satu cara berinteraksi dengan Al-Quran yakni Qira'ah, yang artinya memperbanyak bacaannya saja tanpa mendalami makna dan kandungannya.
Ustaz Adi Hidayat menyampaikan dalam suatu riwayat Nabi Muhammad SAW dalam 1 kali Ramadhan khatam Al-Qur'an 1 kali.
"Seperti Nabi SAW dalam setiap Ramadhan itu minimal sekali mengkhatamkan Al-Quran, sekali, sekali dalam akhir hidupnya baru 2 kali," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Berbeda dengan Imam Syafi'i, setiap harinya beliau mampu mengkhatamkan Al-Qur'an 1 kali.
Lebih istimewa lagi pada Bulan Ramadhan beliau mampu khatam Al-Qur'an 2 kali dalam sehari.
"Imam As Syafi'i setiap hari selain Ramadhan 1 kali khatam sehari, Ramadhan sehari 2 kali khatam, jadi selama Ramadhan 60 kali," ujar Ustadz Adi Hidayat.
"Apa yang dikejar, bukan khatamnya, tapi sunnahnya untuk mengejar pahala di bulan Ramadan dengan bacaan Al-Qur'an," sambungnya.
Begitupun dengan kita, dapat mencontoh dari sunnah Nabi Muhammad SAW, atau bahkan seperti Imam Syafi'i, keduanya dapat disesuaikan.
Adapun tips untuk mempermudah dalam mengkhatamkan Al-Qur'an satu kali khatam dalam sehari yakni dengan membagi bacaan yang 1 juz dengan 5 kali waktu shalat.
Di contohkan dari 1 juz pertama dalam Al-Qur'an terdiri dari 7 ayat surat Al-Fatihah, dan 141 ayat dari surat Al-Baqarah, maka jumlahnya 148 ayat, dibagi 5 waktu shalat jadi 28 ayat setiap shalat.
"Kalau per hari 1 juz antum enggak mau capek, cara baginya, bagi 5 waktu salat. Maka subuh 28 ayat, dzuhur 28 ayat, sampai dengan ke isya, kalau enggak mau capek lagi, bagi 2 lagi, 14 sebelum subuh, 14 sesudah subuh," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Untuk lebih memperingan dan mempercepat khatam, dari 28 ayat dibagi dua, yakni 14 ayat dibaca sebelum shalat, dan 14 ayat dibaca setelah salat.
Akan tetapi jangan sampai ketika kita ingin lebih cepat mengkhatamkan Al-Qur'an, kita tidak memperhatikan makhraj dan tajwid pada saat membacanya.
Pasalnya tidak baik jika membaca Al-Qur'an dengan terburu-buru apalagi dengan bacaan yang salah, ada baiknya kita membaca sesuai makhraj dan tajwidnya.
Sebagaimana Ustaz Adi Hidayat menyampaikan riwayat dalam Hadits At-Tirmidzi No. 2920, pahala bagi orang yang belajar Al-Qur'an.
"Orang yang berusaha baca Al-Qur'an sampai dia bisa, dan terbata-bata dia baca, mengejanya itu tersendat-sendat. Pahalanya 2 kali lipat," jelas Ustaz Adi Hidayat.***

Share this article
Seperti amalan lain, di bulan Ramadhan amalan membaca Al-Qur'an sangat diagungkan, salah satunya yakni pahala membaca akan dilipatgandakan.