AYOJAKARTA.COM – Pada salah satu kajian, dengan arif Mbah Moen menjelaskan mengenai cobaan hidup yang tentu akan dialami setiap manusia.
“Kami memberi cobaan dengan keburukan dan kebaikan,” ujar Mbah Moen mengutip potongan kalimat dalam salah satu surat.
Cobaan yang dialami manusia bisa berupa kefakiran atau kekayaan, karunia sehat atau bahkan sakit, jelas Mbah Moen kemudian.
Baca Juga: Jangan Tunggu Meninggal Dulu! Syekh Ali Jaber Berkata: Jaga 3 Amalan ini Jika Ingin Utang Lunas
Kealiman yang ada pada diri seseorang tidak lain adalah merupakan sebuah cobaan, begitu pula halnya dengan kebodohan.
Meski demikian, Mbah Moen mengingatkan saat manusia sedang mengalami cobaan hidup, hendaklah tetap bersabar dan bersyukur.
“Supaya Aku (Allah SWT) melihat apakah kalian bersabar dan bersyukur?” imbuh Mbah Moen menjelaskan makna dibalik adanya cobaan.
Bersabar serta bersedia mengingat kesalahan yang pernah diperbuat ketika menjalani cobaan adalah hal penting untuk dilakukan, jelas Mbah Moen.
“Ada orang kok sakit, ya ingatlah kenapa orang tersebut sampai diberi sakit, bisa jadi karena perbuatan yang kurang baik,” tambah Mbah Moen.
Begitu Pula ketika seseorang diberi cobaan berupa kekayaan serta kelapangan harta, harus disikapi dengan mengingat Allah SWT.
Cara yang bisa dilakukan saat seseorang diberi cobaan berupa kelapangan harta adalah dengan memperbanyak bersedekah.
Saat diberi cobaan berupa kesempitan perlu bersabar dan introspeksi diri, saat lapang berjuang bukan untuk sekedar mendapatkan pujian banyak orang.
Sebab pada gilirannya nanti, setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT melewati jalan hidup bernama kematian.
Kematian tidak lain adalah salah satu dari 7 siklus alam yang akan dilewati setiap orang, dari alam Arwah, Rahim, Dunia, Barzah, Akhirat, Surga dan Neraka.
“Setiap orang pasti mencicipi kematian, bahasa mencicipi itu berarti sebentar, bukan?” Mbah Moen mengingatkan tentang kehidupan setelah kematian.
Setelah merasakan kematian yang sudah pasti akan terjadi, setiap orang akan kembali hidup di alam lain yang bernama Barzakh.
“Amal seseorang sewaktu hidup di dunia, akan menjadi makanan kalau sudah di alam barzakh,” terang Mbah Moen.
Setelah merasakan alam barzakh, setiap orang akan mengalami kehidupan di alam Mahsyar, sebelum merasakan alam pembalasan.
“Hidup setelah alam Barzah itu Pengadilan, sesudah itu Pembalasan,” pesan Mbah Moen untuk para jamaah agar selalu dijadikan perhatian.
Lebih lanjut, Mbah Moen menjelaskan kepada jamaah untuk bijak dan berhati-hati dalam mencermati siklus 7 tahunan yang menjadi ketetapan Allah SWT.
“Sebagaimana jumlah hari, tiap tujuh tahun pasti berubah,” pungkas Mbah Moen seperti dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube AW Religi pada Sabtu, 25 Februari 2023. ***

Share this article
Yuk simak pesan bijak dari Mbah Moen tentang 7 siklus hidup yang akan dilalui setiap manusia, paling utama sabar dan bersyukur.