AYOJAKARTA.COM - Hanya butuh tak sampai dua bulan sejak hari ini, umat muslim di Indonesia akan menyambut bulan suci Ramadan.
Sebagai umat muslim, bulan Ramadan menjadi salah satu bulan istimewa dengan segala keberkahannya.
Banyak orang yang berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan di bulan Ramadan demi mengharapkan ridho dari Allah SWT.
Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya sempat mengungkapkan suatu amalan yang tidak boleh terlupakan dalam bulan Ramadan.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Lentera Qolbu, UAS mengatakan bahwa seseorang dikatakan merugi apabila tidak melakukan amalan ini di bulan Ramadan.
“Orang yang paling rugi adalah orang yang pernah masuk ke dalam bulan ramadan, hidup di dalam bulan ramadan, melalui bulan ramadan, tapi tak pernah mengambil amal,” kata Ustaz Abdul Somad.
Menurutnya, amalan yang paling bagus dilakukan dalam bulan Ramadan adalah membaca Al-Quran.
Baca Juga: Geger! Frank Hoogerbeets Prediksikan Gempa Turki 3 Hari Sebelum Terjadi, Begini Katanya
Bukan tanpa alasan, hal ini ia sampaikan karena Al-Quran sendiri diketahui akan memberikan syafaat di hari kiamat kelak.
“Amal paling bagus baca Al-Quran, Al-Quran ini nanti akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat,” ujarnya.
Sayangnya, Ustaz Abdul Somad menilai bahwa orang-orang sekarang lebih suka menghabiskan waktunya untuk hal lain.
Padahal, satu-satunya hal yang akan datang pada hari kiamat adalah kitab suci Al-Quran yang bisa memberi syafaat.
“Sekarang waktu kita lebih banyak ke mana? Facebook twitter bbm tak kan datang, yang datang Al-Quran,” tegas UAS.
Atas dasar hal tersebut, ia kemudian menyuruh agar umat muslim senantiasa membaca Al-Quran.
“Oleh sebab itu maka, oleh sebab itu maka bacalah Al-Quran,” tambahnya.
Di sisi lain, Ustaz Abdul Somad menyampaikan agar orang-orang yang tidak begitu lancar membaca Al-Quran tidak berkecil hati.
Menurutnya, setiap huruf yang dibaca dalam Al-Quran akan bernilai 10 kebaikan, entah bagaimanapun bacaan tersebut.
“Saya tak lancar baca Al-Quran Pak Ustadz. Jangan bersedih hati, mau lancar tak lancar,” kata UAS.
“Alif lam mim tidak dihitung satu huruf. Alif satu huruf, lam satu huruf, mim satu huruf. Setiap huruf dibalas 10 kebaikan,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, bahwa keberadaan kitab suci ini telah menjadi petunjuk bagi manusia yang bisa memperlihatkan mana yang benar dan salah.
“Al-Quran menjadi petunjuk bagi manusia. Al-Quran yang menunjukkan mana lurus, mana bengkok, mana salah,” pungkasnya.***

Share this article
Banyak orang yang berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan di bulan Ramadan demi mengharapkan ridho dari Allah SWT.