AYOJAKARTA.COM - Menghadapi bulan suci Ramadhan tahun 2024, dianjurkan mandi wajib sebelum memulai ibadah puasa.
Tidak hanya sebagai ritual fisik, namun juga sebagai upaya membersihkan jiwa dari hadas besar dan kecil.
Mandi wajib, atau sering disebut mandi junub, merupakan tahapan dalam menyiapkan diri sebelum puasa.
Praktik ini tidak hanya menghilangkan keadaan tidak suci yang disebabkan oleh hadas besar.
Namun juga mempersiapkan jiwa untuk menyambut ibadah yang penuh keikhlasan.
Seseorang yang dianjurkan untuk mandi wajib bukan hanya wanita setelah wanita haid saja.
Terdapat beberapa situasi lainnya untuk seseorang menjalani mandi wajib, seperti setelah berhubungan badan atau mimpi basah.
Mandi wajib menjadi syarat penting sebelum seseorang dapat melaksanakan ibadah tertentu seperti shalat lima waktu atau tawaf.
Jika seseorang belum sempat mandi wajib sebelum adzan subuh, puasanya tetap diakui sah di siang hari.
Hal tersebut tentu dengan syarat tidak melakukan hal yang membatalkan puasa.
Baca Juga: 5 Tips Hemat dan Bijak Kelola Keuangan Bulan Ramadhan 2024 untuk Ibu Rumah Tangga
Namun tetap dianjurkan untuk melakukan mandi wajib ketika sedang menjalani ibadah puasa Ramadhan 2024.
Bagaimana niatnya dan cara pelaksanaanya? Simak penjelasan berikut.
Niat mandi wajib tidak hanya dilakukan secara verbal, namun juga dengan kesadaran.
Berikut Niat mandi wajib yang dilansir AyoJakarta.com dari YpuTube ISYTIROOK dan NU Online lengkap bacaan arab, latin dan artinya:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَ الأَكْبَرِ مِنَا لَجُنُبِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal junubi fardhan lillaahi ta'aalaa."
Saya berniat mandi besar untuk menghilangkan keadaan junub fardhu karena taat kepada Allah Ta'ala.
Niat mandi wajib di malam ramadhan
نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى
Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadh lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya bermaksud untuk melaksanakan mandi sunnah malam ini di bulan Ramadhan karena taat kepada Allah Ta'ala.”
Bersamaan dengan pentingnya niat, ada pula tata cara yang harus diikuti dalam menjalankan mandi wajib.
Berikut adalah langkah-langkah mandi wajib sesuai hadits Al-Bukhari, Muslim, dan sumber-sumber lainnya:
1. Menetapkan niat untuk mempersembahkan diri kepada Allah SWT.
2. Membersihkan dan menghilangkan kotoran pada bagian intim hingga bersih.
3. Memulai wudhu dengan membaca bismillah sebelumnya. (Dapat melakukan wudhu sempurna ataupun mengakhirkan bagian kaki).
4. Basahi kepala dengan air sebanyak tiga kali, dimulai dari sisi kanan, lalu kiri, dan terakhir tengah kepala.
5. Pastikan air meresap hingga ke sela-sela rambut dan kulit kepala.
6. Tuangkan air dari atas kepala sebanyak tiga kali.
7. Basuh seluruh tubuh, memastikan setiap bagian terkena air dengan cukup.
8. Lakukan mandi keramas seperti biasa.
9. Cuci kaki untuk menyempurnakan wudhu yang di awal.
Baca Juga: Bolehkah Puasa Ramadhan Ikut NU dan Pemerintah tapi Lebaran Idul Fitri Ikut Muhammadiyah?
Itulah niat dan tata cara pelaksanaan mandi wajib lengkap tata cara pelaksanaanya yang dapat dilakukan untuk pria ataupun wanita.

Share this article
Mandi wajib menjadi syarat penting sebelum seseorang dapat melaksanakan ibadah tertentu seperti shalat lima waktu atau tawaf.