AYOJAKARTA.COM - Tidak terasa, Umat Islam sudah di penghujung bulan Ramadhan Tahun 2025.
Maka bagi Kamu yang memiliki hutang puasa alias pernah meninggalkan puasa di bulan yang suci ini, wajib mengetahui ketentuan panduan membayar Fidyah puasa dibawah ini.
Lantaran puasa di bulan Ramadhan ini hukumnya wajib bagi umat Islam yang telah baligh dan berakal, berikut ketentuan panduan lengkap membayar fidyah puasa Ramadhan 2025.
Baca Juga: Ini Alasan Kuat KPM Tidak Menerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2025!
Dilansir dari akun tiktok nu_online yang dikutip oleh ayojakarta (30/ 3/ 25), Fidyah puasa merupakan tebusan pengganti puasa yang ditinggalkan dengan memberikan makanan kepada orang miskin.
Adapun kategori orang yang wajib membayar fidyah adalah:
· Orang tua yang telah berumur atau renta
· Orang sakit parah yang tidak memiliki harapan untuk sembuh
· Perempuan hamil yang mengkhawatirkan keselamatan anaknya
· Perempuan menyusui yang mengkhawatirkan keselamatan anaknya
· Orang yang sudah wafat
· Orang yang mengakhirkan qadha Ramadhan hingga Ramadhan berikutnya
Untuk besaran fidyah yang harus dilakukan adalah
· 1 Hari puasa yang ditinggalkan= 1 mud makanan (beras)
· 1 Mud= 675 gram atau (6.75 ons) beras
Sedangkan untuk waktu mengeluarkan Fidyah tersebut dikategorikan sebagai berikut:
· Fidyah untuk Orang yang meninggal boleh dikeluarkan kapan saja tanpa batasan waktu khusus
· Fidyah untuk Orang sakit keras, Tua renta, Ibu Hamil/ menyusui dapat dilakukan setelah subuh untuk setiap hari puasa, setelah terbenamnya matahari (lebih utama di awal malam) dan dapat diakhirkan ke hari berikutnya atay setelah Ramadhan.
Baca Juga: NGILER! 7 Camilan Viral Lebaran 2025 Wajib Dicoba!
Demikian informasi terkait panduan lengkap ketentuan membayar fidyah bulan Ramadhan Tahun 2025 yang wajib diketahui.

Share this article
Fidyah puasa merupakan tebusan pengganti puasa yang ditinggalkan dengan memberikan makanan kepada orang miskin.