AYOJAKARTA.COM – Pendakwah Ustaz Abdul Somad pernah membahas mengenai bahaya memakan harta orang lain.
Dalam hidup, sebagai manusia perlu memiliki dan menerapkan cara yang baik dalam mencari nafkah.
Jangan sampai, mencari nafkah dengan cara yang tidak baik atau batil sehingga merugikan orang lain.
Perlu diketahui bahwa hal-hal yang kerap kali dianggap sepele rupanya sudah diatur dalam hukum Islam.
Salah satu yang telah diatur dalam rukun Islam adalah mengambil hak orang lain.
Dalam Islam, umat manusia dilarang untuk mengambil hak orang lain, terlebih apabila tanpa izin.
Seperti misalnya seseorang membangun sebuah bangunan kecil dengan mengambil lahan tanah milik orang lain hingga mengakuinya bahwa lahan tersebut adalah miliknya.
Baca Juga: Masih Suka Mengeluh Karena Hidup Tak Enak? Simak Nasihat dari Ustaz Abdul Somad
Hal tersebut berarti telah mengambil hak orang lain dan sama sekali bukan tindakan perilaku yang terpuji.
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Abdul Somad pernah membahas mengenai hukum mengambil hak orang lain.
Awalnya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan tentang keadaan manusia saat ini yang dengan mudah berhutang akan tetapi tidak mau melunasi.
Ustaz Abdul Somad atau UAS mengatakan bahwa akan sangat berbahaya jika hutang tidak dibayarkan hingga mati.
“Sekarang orang begitu enaknya saja ngutang tidak mau dia bayar,” kata UAS, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Dhany Bias_ pada Jumat, 10 Maret 2023.
“Mati syahid sekalipun, dijamin masuk surga, tidak terkena hisab, tidak terkena sakaratul maut, tidak merasakan sakitnya mati, tidak terkena azab kubur, tapi kalau utang tidak dibayar matinya bukan mati syahid, (tapi) mati konyol,” sambungnya.
Mengenai mengambil hak orang lain, UAS mengingatkan agar umat muslim jangan sampai mencoba melakukan hal tersebut.
Pasalnya, Nabi Muhammad SAW pernah menjelaskan mengenai mengambil hak milik orang lain.
Dijelaskan oleh UAS bahwa seseorang akan sangat merugi apabila mengambil hak orang lain.
Ini karena, semua amalan seseorang tersebut akan diambil oleh mereka yang haknya diambil orang lain.
“Jangan coba-coba makan harta orang lain dengan cara batil. Apa kata Nabi SAW? Ada orang nanti di akhirat pada hari kiamat dia datang salatnya banyak, puasanya banyak, sedekahnya banyak, tapi ternyata dia makan harta orang dengan cara batil,” jelasnya.
“Apa yang terjadi? Semua amal ibadahnya di akhirat akan diambil oleh orang-orang yang pernah dia makan hartanya dengan cara batil,” sambungnya.***

Share this article
Pendakwah Ustaz Abdul Somad pernah membahas mengenai bahaya memakan hak atau harta milik orang lain.