Ramadan Sebentar Lagi! Ketahui Tanda Puasa Kita Diterima Seperti yang Dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad

AYOJAKARTA.COM - Berikut adalah penjelasan mengenai tanda puasa Ramadan kita diterima seperti yang dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad.

Tak terasa umat muslim di seluruh dunia akan menyambut bulan suci Ramadan.

Hanya tinggal menghitung jari, umat muslim akan segera menjalankan ibadan puasa Ramadan.

Baca Juga: Masih Suka Mengeluh Karena Hidup Tak Enak? Simak Nasihat dari Ustaz Abdul Somad

Bulan Ramadan adalah bulan dalam Islam yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat muslim.

Saat Ramadan, akan ada banyak sekali umat muslim yang berlomba-lomba mengejar kebaikan.

Meski Ramadan akan datang dalam dua minggu lagi, perlu diketahui bahwa ada tanda puasa umat muslim diterima.

Baca Juga: Meninggal Pada Malam atau Hari Jumat akan Terbebas dari Azab Kubur? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad Berikut

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad pernah memberikan penjelasan mengenai tanda puasa Ramadan diterima.

Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwasannya Ramadan bukanlah bulan untuk menumpukkan segala amalan.

Akan tetapi, Ustaz Abdul Somad atau UAS menyampaikan bahwa Ramadan adalah bulan untuk membiasakan diri pergi ke masjid.

Baca Juga: Bolehkah Membaca Alquran Lewat HP dan Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad!

“Bulan puasa bukan bulan menumpuk amal, bulan puasa adalah bulan membiasakan diri ke masjid. Subuh, zuhur, ashar, maghrib, isya, tarawih, puncaknya itikaf 10 malam ke masjid supaya kaki terbiasa ke masjid,” kata UAS dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Dhany Bias pada Jumat (10/3/2023).

UAS berujar bahwa apabila seseorang sudah terbiasa ke masjid maka ketika Ramadan usai kebiasaan tersebut akan tetap ada.

“Jadi mudah-mudahan setelah kita biasakan kaki ke masjid nanti ketika kita keluar dari Ramadan di Syawal, ketika mendengar suara azan berkumandang tak sabar mau ke masjid,” ujarnya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Bolehkah Mengerjakan Puasa Setelah Nisfu Syaban? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad Berikut

Lebih jauh, UAS menuturkan bahwa tanda diterimanya puasa Ramadan seseorang bukan dari rajinnya ia salat tarawih atau itikaf.

Disebutkan oleh UAS bahwa tanda diterimanya puasa Ramadan adalah ketika seseorang semakin rajin salat hingga tak sabar selalu ingin ke masjid.

“Apa tanda puasa Ramadan kita diterima? Bukan tarawihnya 30 malam. Apa tanda kita dapat Lailatul Qadr? Bukan berarti itikafnya 20 malam,” sebutnya.

“Tandanya adalah setelah Ramadan semakin rajin salat berjamaah. Setelah Ramadan tak sabar ingin ke masjid. Itulah yang dimaksud dengan ibadah Ramadan yang diterima Allah SWT,” tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# UAS
# Ustaz Abdul Somad
# Ramadan
# puasa
# amalan

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.