AYOJAKARTA.COM -- Mendengar istilah Wali Allah, seringkali masyarakat kebanyakan langsung menyematkan dengan sesuatu yang bersifat Luar Biasa.
Hal tidak biasa pada Wali Allah yang disebut dengan istilah karomah, seringkali dianggap sebagai suatu keharusan dan menjadi syarat.
Sehingga orang yang tidak bisa menunjukkan atau memperlihatkan karomahnya, langsung dianggap sebagai bukan Wali Allah.
Baca Juga: Golongan Manusia Ini Dapat Membahayakan Dunia, Mbah Moen: Jangan Sampai Kita Termasuk
Sehubungan dengan pandangan awam tersebut, dalam sebuah kajian Mbah Moen menjelaskan tentang sejumlah sifat yang bisa dimiliki oleh Wali Allah.
Para Wali Allah, bukanlah orang-orang yang harus punya kesaktian tertentu atau hal-hal yang dianggap luar biasa serta berbeda.
Tetapi yang dimaksud dengan Wali Allah adalah orang yang orientasi hidupnya karena dilandasi kecintaan kepada Allah.
Karena kecintaannya kepada Allah, para Wali Allah menjadi tidak terlalu berambisi dengan perkara-perkara yang bersifat keduniawian.
Menurut Mbah Moen, para Wali Allah tidak tertarik dengan bidadari bermata jeli bagaikan mutiara yang tersimpan baik.
Para Wali Allah, Mbah Moen menambahkan akan merasa senang ketika melihat tanda-tanda kebesaran Allah.
Baca Juga: Jangan Pernah Melawan Ketetapan Allah SWT, Kata Mbah Moen Takdir Memang Aneh Tapi Wajib Diimani
“Keinginannya hanya Allah, tidak ada nikmat yang lebih besar seperti halnya melihat Allah,” ujar Mbah Moen.
Kebesaran dan Keagungan Allah seringkali ditangkap oleh mata lahir manusia sebagai suatu hal yang biasa dan lumrah, tetapi tidak bagi para Wali Allah.
Orang-orang yang mecintai serta dicintai Allah atau disebut Wali Allah, adalah orang yang mampu melihat perkara dengan cara berbeda.
“Karena perkara yang kamu lihat itu sebenarnya mengherankan, dan Allah lebih mengherankan, tidak ada yang menyamai,” ujar Mbah Moen.
Lantaran telah ada rasa takjub atau kagum dengan tanda kebesaran Allah, para Wali menjadi tidak mementingkan perkara lain, termasuk surga atau neraka.
Itulah kemudian yang membuat seorang Wali Allah tidak lagi banyak mengingat tentang surganya Allah SWT.
Dalam pembahasan mengenai Wali Allah, Mbah Moen juga menjelaskan tentang perbedaan yang ada diantara orang Islam.
Menurutnya, orang Islam terbagi menjadi dua macam, orang yang benar-benar dikasihi Allah, dan orang kebanyakan atau awam, standar.
“Orang Islam ketika telah benar-benar dikasihi Allah, sudah tidak ingin masuk surga, karena hatinya sudah terpaut kepada Allah SWT,” jelas Mbah Moen.
Sedangkan orang Islam yang kebanyakan adalah mereka yang senang dengan perkara keduniaan dan masih berharap dengan kenikmatan surga.
“Orang awam berharap dapat nikmat yang tidak didapatkan di dunia,” pungkas Mbah Moen dikutip AyoJakarta Rabu, 15 Maret 2023 dari kanal Youtube ppalanwarsarang.***(Karseno AJ)

Share this article
Hal tidak biasa pada Wali Allah yang disebut dengan istilah karomah, seringkali dianggap sebagai suatu keharusan dan menjadi syarat.