AYOJAKARTA.COM - Manusia memiliki sifat pelupa, hal tersebut sebenarnya adalah sesuatu yang wajar.
Namun bagaimana kalau lupa tidak sahur dan niat puasa saat bulan ramadan?
Begini penjelasan Ustaz Abdul Somad terkait pertanyaan lupa niat dan tidak sahur sahkah puasa kita.
Baca Juga: Korban Gempa Cianjur Kembali Ditemukan Setelah 5 Bulan, Ternyata Tertimbun di Kedalaman 30 Meter
Sebelumnya Ustaz Abdul Somad ngungkapkan apabila kaitannya dengan puasa sunah hal tersebut tidak apa-apa.
Puasa bisa dikatakan sah dengan niat saat ingat di pagi harinya, tentunya dari subuh sudah tidak makan dan minum.
Namun hal tersebut tidak berlaku ketika puasa ramadan, karena memang ada keistimewaan khusus.
UAS sapaan akrabnya mengatakan ketika malam hari setelah shalat tarawih, atau sampai sebelum subuh lupa mengucapkan niat puasa, maka puasanya tidak sah.
Niat puasa selama 1 bulan penuh ramadan tersebut harus diniatkan sebelum adzan subuh berkumandang.
Ustadz Abdul Somad juga mejelaskan bahwa ada satu mazhab dari Imam Maliki. Mazhab tersebut berisi niat puasa yang bisa mencakup 1 bulan ramadan.
UAS mengatakan mazhab tersebut bisa digunakan umat muslim selama bulan ramadan untuk berjaga-jaga jika kita lupa mengucapkan niat puasa di malam harinya.
Baca Juga: Mbah Moen Janjikan Nikmat Besar yang akan Didapat Dalam Bulan Ramadan Jika Lakukan Hal Ini
Niat untuk 1 bulan puasa di bulan ramadan berdasarkan mazhab Imam Maliki yaitu :
“Nawaitu sauma syahri romadana kullahi lillahi ta'ala”
Artinya “Aku niat berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala”
Menurut penjabaran Ustaz Abdul Somad niat puasa tidak perlu diucapkan, boleh dalam hati dan hukumnya sah.
Sementara itu, niat puasa sebaiknya dibacakan ketika awal malam puasa ramadan atau bisa saja habis shalat ashar sebelum besoknya puasa ramadan.
Baca Juga: Gempa Bumi M 5,5 Guncang Wilayah Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara
Kemudia mengenai tidak sahur saat puasa ramadan, entah karena suatu alasan apapun, puasa tetap sah.
Dengan catatan sudah niat sebelumnya, minimal sebelum waktu subuh, karena niat puasa ramadan adalah wajib.
Akan tetapi, sebaiknya ketika puasa ramadan dianjurkan untuk sahur, walaupun hanya meminum segelas air dan makan sebiji kurma.
Jadi dapat disimpulkan bahwa apabila lupa niat puasa sunah, puasa tetap sah, sebaliknya apabila lupa mengucapakan niat puasa ramadan maka puasanya tidak sah. ***

Share this article
Sah kah puasa jika tidak membaca niat puasa serta sahur, bagaimana hukumnya dalam Islam? Ini kata Ustaz Abdul Somad