AYOJAKARTA.COM – Meski berdoa dengan niat yang sama tetapi Ustaz Abdul Somad sampaikan ternyata ada doa yang tidak boleh menggunakan bahasa Indonesia.
Pada suatu kesempatan ada jamaah Ustaz Abdul Somad yang bertanya apakah doa-doa yang dipanjatkan diperbolehkan menggunakan bahasa Indonesia.
Ustaz Abdul Somad mengetahui bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa ibu yang lebih mudah disampaikan dibandingkan dengan bahasa Arab dalam berdoa.
Baca Juga: Lebih Baik Mandi Junub Dulu Atau Langsung Sahur? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube FSRMM TV (11/4/2023), Ustaz Abdul Somad memperhatikan ketika di dekat Kabah, banyak sekali orang-orang yang berdoa menggunakan bahasa yang berbeda-beda.
Meskipun doa dipanjatkan menggunakan bahasa dari masing-masing negara tetapi ada 4 bacaan yang harus menggunakan bahasa Arab yaitu :
1. Audzubillah himinas syaiton nirojim
2. Bismillah hirohman nirohim
3. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin
4. Washolatu wassalamu ‘ala asrofil ambiya’i wal mursalin
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 1444 H pada 21 April 2023, Pemerintah dan NU kapan?
Selain 4 bacaan itu, umat muslim boleh memanjatkan doa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa negara lain.
Adapun doa-doa yang tidak boleh menggunakan bahasa Indonesia yaitu doa-doa pada bacaan salat dari mulai takbir hingga salam.
“Salat tak boleh pakai bahasa Indonesia, salat dari takbir sampai salam tak boleh bahasa Indonesia,” kata Ustaz Abdul Somad.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 1444 H pada 21 April 2023, Pemerintah dan NU kapan?
Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa sesungguhnya Allah bahkan mengetahui apa isi hati kita tanpa perlu kita ucapkan. Tetapi tetap harus diucapkan melalui doa agar lebih menguatkan hati kita.
“Jangankan yang kau cakapkan, yang berbisik dalam hatimu pun Kami tahu. Kalau memang Allah tahu apa yang kau bisik kenapa perlu kita cakap? Untuk menguatkan hati kita,” kata Ustaz Abdul Somad.
Menguatkan hati merupakan kunci dari berdoa karena menurut Ustaz Abdul Somad, orang-orang yang tidak mau berdoa adalah golongan orang yang sombong.
Selain itu doa memiliki kekuatan spiritual dan juga psikologis yang mana bisa membawa dampak positif bagi yang memanjatkannya.
Baca Juga: Wajib Tahu! Bukan Jalur Dalam, Inilah 5 Tips Lolos Seleksi Sekolah Kedinasan 2023
Dalam setiap doa yang diucapkan akan menimbulkan ketenangan, kedamaian hati dan mengurangi kecemasan.
Doa juga dapat memperkuat ikatan umat manusia dengan Allah Sang Pencipta, dan juga doa dapat memberikan harapan bagi setiap orang.***

Share this article
Ada 4 bacaan yang umat muslim tak boleh memanjatkan doa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa negara lain. Apa saja kata Ustaz Abdul Somad?