AYOJAKARTA.COM–Ustaz Abdul Somad, salah satu Ustaz terkenal di Indonesia dan bahkan luar negeri, memperingatkan jamaahnya untuk waspada di Malam Takbir Idul Fitri.
UAS mengungkapkan bahwa Malam Takbir Idul Fitri adalah salah satu malam yang rawan perbuatan maksiat.
Melalui kanal Youtube Nasehat Islam oleh ayojakarta.com pada 21 April 2023, UAS menjelaskan bahwa banyak muda-mudi yang berboncengan dengan kendaraan bermotor roda dua karena alasan merayakan Malam Takbir Idul Fitri atau takbiran.
Baca Juga: Berikut Doa Ziarah Kubur Saat Hari Raya Idul Fitri 2023 Lengkap Dengan Lafal dan Terjemahan
Namun, UAS mengingatkan agar para jamaah tidak mengizinkan anak laki-laki, bujang, atau datang ke rumah untuk mengajak anak gadis keluar dalam rangka Malam Takbir Idul Fitri atau takbir.
“Jangan menodai ibadah suci selama sebulan dengan berboncengan dengan alasan merayakan malam takbiran bersama.” tegas UAS.
UAS menegaskan pentingnya mencegah anak gadis atau perempuan dan juga anak laki-laki dari perbuatan maksiat setelah sebulan beribadah di bulan suci Ramadan.
UAS menekankan sikap tegas yang juga harus dimiliki sosok ibu, meskipun sang ayah sudah melarang anak perempuannya untuk pergi keluar.
Baca Juga: Cara Menjawab Ucapan Selamat Idul Fitri Menggunakan Bahasa Arab dan Indonesia
“Ini, sudah tahu bapak takut sama ibu, bapak larang anaknya keluar, eh malah sama ibu dibujuk. Katanya lebih parah zaman mereka, ini namanya kenalakan orang tua,” jelas UAS.
Sosok ibu harus tegas untuk mendidik dan menjelaskan mengapa anak perempuan dilarang untuk menghabiskan malam takbiran dengan yang bukan mahramnya, misal pacar atau anak laki-laki lainnya.
Selain itu, UAS juga menyinggung kenakalan orang tua yang membiarkan anak gadis atau perempuan keluar di Malam Takbir Idul Fitri atau takbir.
UAS menekankan pentingnya menjaga anak gadis dan anak bujang dari perbuatan maksiat setelah sebulan beribadah di bulan suci Ramadan.
Dalam ceramahnya, UAS juga menirukan suara pemuda yang mengatakan bahwa mereka pacaran syariah.
“Katanya pacaran syariah, panggilannya umi abi, sebelumnya akhi akhwat, nanti beberapa bulan kemudina almarhum almarhumah,‘ kata UAS disambut tawa jamaah.
UAS mengingatkan agar para jamaah tidak mengizinkan anak gadis atau perempuan dan juga anak laki-laki dari perbuatan maksiat setelah sebulan beribadah di bulan suci Ramadan.
UAS menegaskan pentingnya mencegah anak gadis atau perempuan dan juga anak laki-laki dari perbuatan maksiat setelah sebulan beribadah di bulan suci Ramadan.
Baca Juga: Cara Menjawab Pertanyaan 'Kapan Nikah' di Momen Lebaran Idul Fitri, Bijak Banget
UAS menegaskan bahwa peringatan ini bukan semata-mata untuk menjaga nama baik, tetapi juga untuk menjaga akhlak dan ketaatan pada Tuhan.
UAS berpesan kepada jamaahnya untuk tetap menjaga ibadah dan akhlak di Malam Takbir Idul Fitri serta tidak melakukan perbuatan maksiat.
Dengan demikian, semoga umat muslim bisa merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan berkah.***

Share this article
Ada hal yang perlu diperhatikan, UAS mengungkapkan bahwa Malam Takbir Idul Fitri adalah salah satu malam yang rawan perbuatan maksiat.