AYOJAKARTA.COM - Setelah sebulan menjalani puasa Ramadan, ada satu jenis puasa yang disunnahkan, yaitu puasa enam hari di bulan Syawal.
Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan salah satu jenis puasa yang disunnahkan setelah bulan Ramadan.
Menurut hadis riwayat Ahmad dan Muslim, puasa enam hari di bulan Syawal akan memberikan pahala puasa selama satu tahun.
Hadist tersebut menyatakan bahwa bagi yang menjalani puasa Ramadhan dan dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, pahalanya sama dengan puasa selama 360 hari dalam setahun.
Namun, apakah puasa Syawal harus dilakukan secara berturut-turut? Tidak ada keterangan yang mengharuskan melakukan puasa Syawal secara berturut-turut.
Puasa sunnah Syawal boleh dilakukan secara tidak berurutan, boleh juga secara berurutan.
Sehingga puasa sunnah Syawal bisa dilakukan secara tidak berurutan atau sebaliknya, Hal tersebut dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Nasihat Muslim yang dijelaskan oleh Imam Ibnu Qudamah.
Baca Juga: Prabowo Subianto Singgung Tentang Cawapres yang Bakal Mendampinginya, Siapa?
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Barangsiapa yang melakukan puasa Ramadan lalu diikuti puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia mendapatkan pahala puasa satu tahun." Ujar narator dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube nasihat Muslim
Selain itu, bila dijumlahkan, puasa enam hari di bulan Syawal bersamaan dengan puasa Ramadan, memberikan pahala puasa selama 36 hari.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Quran surat al-An'am ayat 161 bahwa kebaikan akan dibalas dengan 10 kebaikan yang semisal.
Oleh karena itu, orang yang menjalani puasa Ramadan dan puasa Syawal akan mendapat balasan pahala 10 kali lipat dari amal shaleh yang mereka lakukan.
Semoga dengan menjalani puasa enam hari di bulan Syawal, kita bisa mendapatkan kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT.***

Share this article
Setelah sebulan menjalani puasa Ramadan, ada satu jenis puasa yang disunnahkan, yaitu puasa enam hari di bulan Syawal. Simak di sini!