AYOJAKARTA.COM--Tanpa terasa, sebentar lagi umat islam akan merayakan peringatan Hari Raya Idul Adha yang setiap tahunnya jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Coretan Pinsil, diinformasikan terkait tanggal perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2023.
Sering terjadi perbedaan waktu atau tanggal perayaan Hari Raya Idul Adha berdasarkan kalender Hijriah atau Masehi yang beredar.
Bahkan tak jarang tanggal peringatan Hari Raya Idul Adha juga sering berbeda dengan keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Apabila melihat dari kalender Masehi yang banyak beredar, bulan Dzulhijah tahun 1444 Hijriyah akan mulai pada tanggal 19 Juni 2023.
Baca Juga: Cegah Kolesterol Naik, Ini 3 Tips Aman Santap Daging Setelah Hari Raya Idul Adha
Dapat dipastikan perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 1444 H jatuh pada hari rabu, tanggal 28 Juni 2023, ini sesuai dengan yang ditetapkan oleh Muhammadiyah.
Kembali terjadi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Adha dan cuti bersama tahun ini, pasalnya pemerintah menetapkan pada hari kamis, tanggal 29 Juni 2023.
Menurut informasi ini tentunya terjadi perbedaan antara penetapan oleh Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah.
Diharapkan meski terjadi perbedaan penetapan perayaan Hari Raya Idul Adha tidak mengurangi nilai toleransi dan keharmonisan dengan sesama.
Selain karena adanya perayaan Hari Raya Idul Adha, bulan Dzulhijjah menjadi salah satu momen yang dinantikan oleh umat islam.
Baca Juga: Keistimewaan Hari Tasyrik Setelah Hari Raya Idul Adha, Dianjurkan untuk Perbanyak Zikir
Dilansir Ayojakarta.com melalui suara.com ada amalan khusus yang dapat dilakukan oleh umat islam pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Salah satu amalan yang biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW di 10 hari pertama Dzulhijjah adalah puasa 9 hari berturut-turut.
Puasa ini dilakukan mulai tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah, yang mana puasa tanggal 8 disebut puasa Tarwiyah dan tanggal 9 disebut puasa Arafah.
Adapun untuk keutamaan dari puasa Arafah adalah dihapuskannya dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.
"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." H.R Imam Muslim.***

Share this article
Sering terjadi perbedaan waktu atau tanggal perayaan Hari Raya Idul Adha berdasarkan kalender Hijriah atau Masehi yang beredar.