AYOJAKARTA.COM - Mendekati waktu pelaksanaan hari raya Idul Adha 1444H, geliat umat muslim di seluruh penjuru dunia semakin terlihat.
Selain persiapan Wukuf yang menjadi puncak ibadah haji, suasana menyambut Idul Adha 1444 H juga terasa di hampir semua masjid di tanah air.
Belasan bahkan puluhan ekor hewan kurban untuk persiapan Idul Adha 1444 H menjadi pemandangan wajar di sejumlah wilayah.
Terkait dengan rangkaian ibadah menyambut Idul Adha bagi kaum muslim yang tidak pergi berhaji, Ustaz Adi Hidayat sempat memberi kajian.
“Untuk persiapan sholat untuk tanggal 10 Dzulhijjah itu, pertama mengenakan pakaian terbaik disertai wewangian bagi laki-laki,” ujar UAH.
Ajaran yang merupakan sunnah ini, merupakan nasihat yang secara langsung diberikan kepada cucu baginda Rasulullah SAW; Al Hasan.
Baca Juga: Anti Gagal! Resep Iga Bakar Madu yang Empuk, Lembut, Lezat untuk Hidangan Idul Adha
Selain melaksanakan sholat dengan pakaian serta wewangian, UAH juga mengingatkan untuk menyembelih hewan kurban.
Adapun hewan kurban yang akan disembelih untuk selanjutnya diberikan kepada kerabat dan orang miskin merupakan hewan dengan kualitas terbaik.
“Sunnah yang kedua tidak makan terlebih dahulu, kalau Idul Fitri sunnahnya makan dulu, untuk membedakan dengan Subuh sebelumnya,” jelas UAH.
Baca Juga: DAFTAR LENGKAP Lokasi Weekend Banking BCA saat Libur Idul Adha 1444 H, Cek Lokasinya di Sini
Berbeda dengan hari raya Idul Fitri yang disunnahkan untuk makan sebelum shalat Id, dalam Idul Adha justru sebaliknya.
“Untuk Idul Adha sunnahnya jangan dulu makan, sampai pulang dari selesai sholat Idul Adha,” tambah UAH.
Dengan mengacu kepada hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad ini, maka setiap muslim disunnahkan makan apabila telah menunaikan rangkaian sholat Id.
Baca Juga: 3 Tips Ampuh Cegah Kolesterol Naik Saat Santap Daging Kurban, Jangan Sampai Idul Adha Jadi Petaka
Apabila dalam perjalanan usai sholat Id, seorang muslim yang rumahnya berjauhan dengan tempat sholat, maka diperbolehkan untuk segera makan.
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menambahkan bahwa makanan pertama yang dinikmati Rasulullah SAW adalah hati dari hewan kurban sembelihannya.
“Termasuk sunnah, berangkat ke tempat sholatnya dengan berjalan, berjalan sambil takbir, sunnah,” terang UAH.
Baca Juga: 32 Titik Lokasi Salat Idul Adha 1444 H Muhammadiyah di Wilayah Depok Jawa Barat 28 Juni 2023
Namun demikian bukan berarti seorang muslim perlu memaksakan diri untuk berjalan kaki menuju masjid yang jaraknya berjauhan.
Salah satu perilaku sunnah yang dapat dilakukan ketika menyambut Idul Adha, adalah pulang dari masjid melalui jalan berbeda dengan waktu berangkat.
“Faedahnya supaya kalimat takbir menyebar, selain itu bisa menjalin silaturahmi, tetapi jika jalannya buntu tidak perlu memaksa,” pesan UAH.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Jelang Idul Adha, Ini 3 Keutamaan Menjalankan Puasa Arafah
Selain itu, pelaksanaan sholat Idul Adha sebaiknya juga dilakukan di tempat yang luas dan terbuka atau di lapangan.
“Karena yang datang bukan hanya orang sholat, perempuan-perempuan yang haid boleh datang walau dia tidak sholat,” pungkas Ustaz Adi.
Demikian rangkaian sunnah Idul Adha yang dikutip Ayojakarta pada Selasa, 27 Juni 2023 dari kanal Youtube Audio Dakwah. ***

Share this article
Selain melaksanakan sholat dengan berpakaian serta wewangian, UAH juga mengingatkan untuk menyembelih hewan kurban.