AYOJAKARTA.COM -- Perang Dunia 2 merupakan salah satu tragedi kemanusiaan paling brutal dalam sejarah peradaban manusia modern.
Perang yang meletus antara tahun 1939 sampai 1945 ini telah membunuh jutaan orang tak berdosa. Data Ensiklopedia Britannica, jumlah korban tewas selama PD II diperkirakan mencapai 40 juta hingga 50 juta orang.
Perang ini dilecut oleh invasi NAZI Jerman pumpinan Adolf Hitler ke sejumlah negara lain seperti Polandia, Perancis, Belanda, hingga Rusia.
Baca Juga: Lain Hitler, Lain Merkel
Selama kurun waktu 6 tahun yang mengerikan tersebut, pasukan NAZI Jerman juga telah melakukan sejumlah kekejaman yang sulit diterima akal sehat, termasuk pengucilan dan genosida kaum Yahudi, Gipsi, Komunis, dan kelompok-kelompok minoritas lainnya.
Daftar kekejaman NAZI Jerman saat Perang Dunia 2 tak mungkin dapat dihitung jari, namun beberapa di antaranya bisa menjadi gambaran tentang betapa brutal tindakan dehumanisasi yang dilakukan NAZI.
1. Kamp Konsentrasi
Kamp konsentrasi NAZI didirikan dengan tujuan untuk menahan tahanan yang dianggap musuh, termasuk orang Yahudi, orang Romani atau Gipsi, tahanan politik seperti komunis, liberal dan gerakan resisten, dan kelompok minoritas lainnya. Di kamp konsentrasi, tahanan ditempatkan dalam kondisi yang mengerikan. Beberapa kamp konsentrasi juga berfungsi sebagai kamp pemusnahan, di mana jutaan orang tewas akibat eksekusi massal, kelaparan, penyiksaan, dan eksperimen medis yang tidak etis.
2. Holocaust
Holocaust adalah kekejaman paling terkenal yang dilakukan oleh NAZI Jerman. Ini melibatkan penindasan, deportasi, dan pembunuhan sistematis jutaan orang Yahudi, orang Polandia, dan orang Romani di Eropa. Jumlah korban diperkirakan sekitar enam juta orang Yahudi.
3. Pembantaian dan Pemerkosaan Massal
Wehrmacht Jerman, gabungan pasukan bersenjata NAZI Jerman, melakukan kejahatan perang sistematis selama Perang Dunia II. Ini termasuk pembantaian, pemerkosaan massal, dan pembunuhan tiga juta tahanan perang Soviet.
4. Aksi T4
Aksi T4 adalah program eutanasia paksa yang dilakukan oleh Nazi Jerman. Ini melibatkan pembunuhan individu cacat yang dianggap "tidak layak hidup". Sekitar 200.000 orang, termasuk anak-anak, dibunuh dalam program ini.
5. Porajmos
Porajmos, juga dikenal sebagai Holocaust Romani, merujuk pada penganiayaan dan pemusnahan orang Romani oleh Nazi Jerman. Diperkirakan antara 220.000 dan 500.000 orang Romani atau kaum Gipsi dibunuh selama genosida ini.
6. Eksperimen Medis
Eksperimen medis yang dilakukan oleh NAZI Jerman selama Perang Dunia 2 ada banyak, seperti penelitian anak kembar, pembekuan manusia, sterilisasi, hingga pemberian racun dan zat berbahaya. Eksperimen medis NAZI Jerman merupakan tindakan keji yang melanggar hak asasi manusia dan etika medis. Eksperimen ini menyebabkan penderitaan yang tak terbayangkan bagi korban dan sering kali berakhir dengan kematian atau cacat permanen.
7. Pembakaran Buku
Selain kejahatan fisik, NAZI Jerman juga melakukan pemberangusan terhadap warisan intelektual. Mereka membakar buku-buku dalam upaya mereka untuk menyensor dan mengendalikan pemikiran yang tidak sesuai dengan ideologi mereka. Pada tanggal 10 Mei 1933, Nazi Jerman melakukan aksi pembakaran buku di seluruh Jerman, di mana karya-karya penulis yang tidak disukai dibakar secara seremonial. Aksi ini dilakukan oleh Serikat Pelajar Jerman ("DSt") dan dihadiri oleh para pejabat Nazi dan mahasiswa. Buku-buku yang dibakar termasuk karya-karya penulis Yahudi, komunis, dan liberal.
Kekejaman-kekejaman ini hanyalah sebagian kecil dari kejahatan perang yang dilakukan oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Jumlah korban dan tingkat kekejaman yang dilakukan sangat besar, dan menjadi pengingat akan kebrutalan manusia hingga level absurd hingga saat ini.

Share this article
Daftar kekejaman NAZI Jerman saat Perang Dunia 2 tak mungkin dihitung jari, namun beberapa di antaranya bisa menjadi gambaran brutalitasnya.