AYOJAKARTA.COM - Terdapat waktu yang dilarang dalam Islam untuk melakukan hubungan suami istri.
Bahkan, hindari hubungan suami istri di waktu ini karena akan ada hukumannya menurut Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Lantas di waktu kapan hubungan suami istri harus dihindari? Simak ulasan lengkapnya pada artikel di bawah ini.
Sebagai pasangan suami istri yang sah, kita diberi kebebasan dalam melakukan hubungan intim.
Hubungan intim sendiri dilakukan salah satunya untuk menambah keharmonisan rumah tangga.
Selama masih dalam anjuran agama, tentu tidak ada laknat yang diturunkan Allah SWT kepada pasangan tersebut.
Baca Juga: Tips Menjaga Hubungan Tetap Langgeng hingga Pernikahan, Atur Strategi Komunikasi
Kendati demikian, rupanya ada waktu-waktu yang harus dihindari oleh pasangan suami istri untuk melakukan hubungan intim.
Dalam Islam kata Ustaz Adi Hidayat, hal-hal yang demikian juga diatur karena ada dampak buruk jika terus dilakukan.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Audio Dakwah Sabtu 16 Juli 2022, berikut ulasan lengkapnya.
Dalam ceramahnya, UAH mengatakan jika melakukan hubungan suami istri di waktu tersebut bisa mendapatkan tiga jenis hukuman.
Namun hukuman itu berlaku bagi orang yang melakukan hubungan suami istri dan dia tahu dengan larangan tersebut.
Jika tidak tahu maka mereka akan dibebaskan dari hukuman itu.
Baca Juga: Berapa Kali Hubungan Suami Istri yang Ideal dalam Sepekan Menurut Islam, Ini Penjelasan 3 Ulama
Sebab sesuatu yang salah dan dilakukan tanpa pengetahuan maka akan termaafkan.
Oleh karena itu, UAH berpesan agar hati-hati dan belajar ilmu agama sebanyak mungkin agar tidak merugi.
Adapun waktu yang dilarang melakukan hubungan suami istri yaitu di siang hari pada saat puasa Ramadan.
Baca Juga: 6 Tips Menjalani Hubungan dengan Pacar yang Tidak Romantis!
Ustaz Adi Hidayat mengatakan jika dengan sengaja melakukan hubungan suami istri di siang hari maka ada 3 hukuman atau cara menebus kesalahan tersebut.
"Pertama membebaskan budak, kedua memberi makan 60 orang miskin, dan ketiga puasa dua bulan berturut-turut," kata UAH.
Meski ada tiga pilihan, namun harus dipilih yang paling sulit dulu yaitu berpuasa dua bulan berturut-turut.
Baca Juga: Bolehkah Melakukan Hubungan Suami Istri di Hari Tasyrik? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!
Ada kisah seorang raja yang sengaja melakukan hubungan suami istri di siang hari, bahkan dia hal itu dilarang.
Dia lantas ingin membayar kafarat dengan memberi makan 60 orang miskin.
Namun hal itu dibantah oleh seorang ulama. Kemudian raja tersebut dianjurkan untuk puasa dua bulan berturut-turut.
Baca Juga: 10 Tanda Hubungan Sehat dan Akan Bertahan Lama, Tidak Mengekang dan Saling Percaya Satu Sama Lain
Ustaz Adi Hidayat mengatakan hal tersebut dilakukan agar tidak dijadikan kebiasaan bagi orang-orang yang mampu secara ekonomi.
Bagi mereka mungkin sangat mudah memberi makan 60 orang miskin.
Namun agar hal tersebut tidak ditiru maka hukuman pertama yang harus dilakukan yaitu menjalankan puasa selama dua bulan.
Demikian tadi ulasan mengenai waktu yang dihindari melakukan hubungan suami istri.***

Share this article
Ustaz Adi Hidayat mengatakan jangan lakukan hubungan suami istri di waktu ini agar tidak mendapat tiga hukuman dari Allah SWT.