AYOJAKARTA.COM—Label halal dalam sebuah produk terlebih makanan sangat penting.
Umat Islam sendiri menjadikan label halal sebuah produk sebagai panduan dalam membeli dan mengonsumsi produk tersebut.
Selain itu, label halal pada makanan harus diperhatikan, karena umat Islam tak bisa sembarangan makan sesuatu.
Lalu, bagaimanakah ketika umat Islam berada di suatu wilayah lain, dan tidak menemukan label halal produk makanan tersebut.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 37 Sudah Dibuka, Yuk Simak Syarat dan Tahapan Pendaftarannya
Apa yang harus dilakukan? Dan bagaimana seharusnya?
Mengutip Ayoindonesia.com, Senin (18/7/2022), mari kita simak pendapat ustaz Sayf Abu Hanifah berikut ini .
Menurut Ustaz Sayf jika di suatu tempat terdapat mayoritas muslim tidak usah ragu untuk memakan dan meminum sesuatu tanpa ada label halalnya.
“Jika kamu berada di mayoritas muslim, maka ya tidak ada perlunya label halal haram tersebut karena mayoritas muslim,” ucapnya.
Baca Juga: Saat Tidur Mendadak Kaki Kram, Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya Yuk!
Namun, tandas Ustaz Sayf apabila di suatu tempat terdapat mayoritas bukan muslim, maka perlu adanya label halal.
“Tetapi kalau kamu berada di kalangan yang banyak orang-orang yang berada di luar agama Islam perlu label halal itu. Apakah kamu tinggal di luar negeri sana? Ya, kan penting label halal tambahnya.
Lebih lanjut, Ustaz Sayf mengatakan jika orang-orang di luar negeri kebanyakan tidak beragama Islam dan tidak tahu apa yang dimaksud halal dalam agama Islam.
Baca Juga: 4 Jenis Operasi Bariatrik yang Bisa Menurunkan Berat Badan Kamu Menjadi Ideal Seperti Melly Goeslaw
Bisa jadi yang disebut halal oleh orang-orang yang tidak beragama Islam sebetulnya disebut haram oleh umat Islam. Sebaliknya, bisa jadi yang disebut haram oleh orang-orang yang tidak beragama Islam sebetulnya disebut halal oleh umat Islam.
Selain itu, imbuh Ustaz Sayf makanan dan minuman yang halal juga akan membawa tingkah laku yang baik kepada perilaku umat Islam. Sebaliknya, jika makanan dan minuman yang dikonsumsi haram akan membawa tingkah laku yang tidak baik.
Maka dari itu, penting bagi umat Islam untuk tahu tentang label halal itu karena makanan dan minuman yang dikonsumsi akan menentukan tingkah laku ke depannya.
Baca Juga: Info Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kelurahan Cibubur Periode 18 - 22 Juli, Tersedia Sinovac dan AstraZeneca
Namun, bagi umat Islam yang berada di mayoritas beragama Islam tidak perlu ragu akan kehalalan dari makanan dan minuman yang dibuat karena mereka tahu apa yang disebut halal dan haram sehingga tentunya akan membuat makanan yang halal atau berdasarkan aturan agama Islam.
Demikian informasi mengenai boleh tidaknya memakan sebuah produk yang tidak ada label halalnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda. Pastikan cek dulu ada label halal atau tidaknya sebuah produk ya, jika ada label halal kemudian bisa langsung dibeli dan dikonsumsi dengan aman, nyaman. (Syifaa Fariidah)
Sumber:
YouTube: Abah Sayf Abu Hanifah

Share this article
Ustaz Sayf Abu Hanifah berpendapat jika di suatu tempat ada mayoritas muslim tidak usah ragu memakan dan meminum tanpa ada label halal