Berdasar Primbon Jawa, Tinggalkan 9 Kebiasaan Ini Bikin Rezeki Seret!

9  kebiasaan bikin  rezeki seret menurut Primbon Jawa. Salah satunya kebiasaan bergosip.
9 kebiasaan bikin rezeki seret menurut Primbon Jawa. Salah satunya kebiasaan bergosip.

AYOJAKARTA.COM— Banyak orang menggebu-gebu mencari rezeki, dan berpandangan sudah  bekerja keras semaksimal mungkin.

Padahal rezeki itu ternyata juga dipengaruhi sejumlah faktor.

Salah satunya adalah kebiasaan buruk manusia yang ternyata dapat menghambat rezeki atau membuat rezeki jadi seret.

Berdasarkan  Primbon Jawa, ternyata ada 9 kebiasaan manusia yang dapat membuat rezeki tersumbat.

Baca Juga: Siap-siap Pengabdi Setan 2 Communion Segera Turun Layar Bioskop Lho!

Sayangnya kebiasaan ini sering tak disadari manusia, dan dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Rezeki ibaratnya sebuah aliran yang memiliki energi dan kekuatan  yang akan selalu berputar mengelilingi kita.

Ketika ada salah satu yang menyumbat aliran tersebut maka datangnya  rezeki pun akan menjadi susah.

Mengutip bondowoso.jatimnetwork.com dalam kanal YouTube ESA Production, Minggu (28/8/2022) dalam artikel Menurut Primbon Jawa 9 Kebiasaan Ini Harus Ditinggalkan, Bisa Buat Rezeki Jadi Susah , 9 Kebiasaan Ini Harus ditinggalkan yaitu;

Baca Juga: Viral Warganet Cerita Ketemu Tom Felton “Draco” Harry Potter, Pakai topi Terbalik Dikira Pakai Peci dan Mualaf

  1. Kebiasaan Mengeluh

Tuhan sudah memberikan nikmatNya dengan beragam cara dan bentuk, seyogyanya kita harus bersyukukur.

Jangan selalu mengeluh ketika menemukan hal atau sesuatu yang tidak sesuai harapan, atau yang diinginkan.

Mengeluh menimbulkan energi yang negatif yang kemudian getaran dan daya yang dihasilkan oleh alam kepada kita itu menjadi rendah sekali.

Padahal rezeki itu identik dengan energi yang getaran dan dayanya begitu besar.

Maka justru bertolak belakang,  tidak akan bisa nyambung, rezeki mau datang juga sudah tersumbat dulu alirannya, jadi jangan suka mengeluh.

  1. Kurang Menjaga Badan

Rezeki luar biasa yang diberikan oleh Tuhan adalah badan yang sehat dan sempurna, maka jagalah selalu badanmu.

Kalau rezeki yang berupa jasmani, raga dan badan ini tidak kita jaga maka hal itu sama saja menolak datangnya rezeki yang lain.

Lakukanlah olahraga, makan makanan yang sehat untuk kebaikan tubuh kita.

Baca Juga: Punya Aura Merah, 10 Weton Wanita ini Disukai Genderuwo, Apakah Kamu Salah Satunya?

  1. Terlalu Berpikir Masalah Duniawi

Selalu berpikir tentang duniawi justru  menyebabkan kita lupa untuk mendekatkan diri dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Padahal Tuhan yang yang memberikan rezeki kepada kita. Jadi lebih baik fokus saja kepada Sang Pemberi Nikmat.

  1. Sering Makan Makanan yang Haram

Ajaran agama pun  menyebut sering makan makanan haram dapat menyumbat aliran datangnya rezeki.

Namun dalam primbon Jawa, yang dimaksud makanan yang haram di sini bukan berupa fisik saja tetapi dari hasil mendapatkannya.

Misalnya dari korupsi,  mencuri, merampok, menyengsarakan orang lain, menipu orang lain.

  1. Iri dan Dengki

Kebiasaan selanjutnya adalah perasaan iri dengki, hati menjadi panas ketika melihat kesuksesan orang lain. Padahal kebiasaan  ini akan membuat rezeki terhambat.

Harusnya kesukesan orang lain menjadi motivasi kita untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita kita juga.

Baca Juga: 3 Weton Dijuluki Si Pahit Lidah karena Ucapannya yang Bisa Jadi Kenyataan Menurut Primbon Jawa

  1. Sering Bergosip

Kebiasaan bergosip, bergibah ini sering dan paling mudah dilakukan. Hanya membuat kita terlalu sibuk mencari dan mengoreksi kesalahan-kesalahan orang lain. Padahal diri kita itu penuh salah, banyak dosa .

Daripada bergosip,  sebaiknya bekerja keraslah dan jemput datangnya rezeki kepada kita.

  1. Sering Marah

Gampang emosi atau sering marah-marah juga bisa menolak ataupun membuat aliran rezeki susah datang kepada kita.

Sebab  energi yang muncul sangat negatif dan dapat merusak aliran rezeki.

  1. Terlalu Berpikir Materialistis

Selalu mengukur dan melihat segala sesuatu itu karena uang, atau kekayaan.

Sehingga timbul perilaku gila hormat atau hanya menghormati orang yang kaya saja.

Ironisnya kemudian merendahkan orang yang tidak punya apa – apa. Tinggalkan kebiasaan ini, sebab kita diperintahkan Sang Pemilik rezeki untuk saling menghargai antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: 10 Weton Wanita yang Membawa Keberuntungan dan Kekayaan bagi Suami. Kamu yang Mana?

  1. Malas

Kebiasaan malas ini termasuk vital berdasar Primbon Jawa.

Entah itu, malas bekerja, malas berdoa juga malas berpikir untuk pemecahan masalah kehidupan ataupun berkreasi.

Kebiasan ini bikin rezeki susah diperoleh.

Demikian 9 kebiasaan dalam primbon Jawa yang harus ditinggalkan agar rezeki dapat lancar diperoleh.***

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Menghambat rezeki
# rezeki seret
# iri dan dengki
# Primbon Jawa
# bergosip
# malas
# kebiasaan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.