Tanda-tanda Kiamat Telah Terjadi Secara Berurutan, Mbah Moen Jawab Kapan Terjadinya Hari Akhir

mbah moen kiamat
mbah moen kiamat

AYOJAKARTA.COM - KH Maimoen Zubair atau Mbah Maimoen merupakan ulama kharismatik asal Rembang.

Pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang itu merupakan keturunan ke 37 dari Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, dari jalur kakek, silsilah Mbah Maimoen juga sampai kepada salah satu wali nusantara, Sunan Giri.

Mbah Moen juga dipercaya masyarakat Indonesia mempunyai Karomah sebagai Wali Allah.

Dalam satu kesempatan, Mbah Moen menjelaskan setidaknya ada 7 ciri tanda-tanda kiamat akhir zaman yang termaktub dalam kitab suci.

Bahkan kata Mbah Moen sudah ada 3 tanda di antara 7 tanda yang sudah terjadi dan bisa kita lihat di sekitar kita.

Baca Juga: Fenomena Kiamat Dianggap Lazim, Murid Kesayangan Mbah Moen Menangis: Persiapkan Bekal Akhirat

Akan tetapi apa sajakah 3 tanda kiamat yang disinggung beliau? Ikuti ulasan lengkapnya hanya di artikel berikut.

Mbah Moen membuka pembahasan dengan menjelaskan makna sesungguhnya dari akhir zaman yang berkaitan dengan Rasulullah SAW.

“Gusti Allah menciptakan umat Nabi Muhammad, sesudah ditinggal kanjeng Nabi ada 7 kejadian,” terang Mbah Moen.

Hal tersebut sebagaimana dinukil portalsulut.com dari Youtube Channel Legend yang diakses 3 Juni 2022.

“Ini Allah menghitung dari penghabisan, kiamat itu kapan? Kalau matahari sudah hilang tidak bersinar, itu habis, kiamat,” imbuhnya.

Baca Juga: Mbak You Prediksi Akhir Tahun 2022 Dipenuhi Bencana, Berikut Isi Ramalannya

KH Maimoen Zubair yang akrab disapa Mbah Moen kemudian memaparkan 7 tanda kiamat tersebut:

1. Matahari tidak bersinar
2. Bintang-bintang berjatuhan
3. Gunung-gunung berjalan
4. Onta tidak terpakai
5. Harimau digiring ke kebun binatang
6. Terjadi gempa laut
7. Manusia bercampur


“Ini berurutan ini coba Quran kayak begini … sebelumnya saat kanjeng Nabi wafat, dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh) ini tujuh. Ini dimulai Allah dari belakang,” terangnya.

Guru kesayangan Gus Baha itu kemudian merincikan ketujuh tanda kiamat tersebut entah yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi.

“Ketika Sudah ada matahari tidak bersinar, sudah atau belum? Belum.”

“Sebelum itu matahari hilang, bintang-bintang berjatuhan, sudah atau belum? Belum,”

“Sebelumnya ada kejadian, gunungnya dipindah-pindah berjalan, sekarang sudah apa belum? Sudah!” tegas Mbah Moen.

Baca Juga: Sebelum Meninggal, Mbak You Ramal September 2022 Dipenuhi Bencana, BMKG Sudah Peringatkan!

Salah satu cara gunung berpindah adalah banyaknya kendaraan truk yang mengangkut batu, semen, dan pupuk yang berasal dari gunung.

“Jadi gunungnya dinaikan mobil, sudah apa belum ini? Sudah. Tinggal nanti menunggu ada gunung keluyuran, sudah apa belum? Belum,” ujarnya.

Selain itu tanda kedua kiamat yang sudah terjadi adalah orang sudah tidak lagi mengendarai unta.

“Sebelum ada gunung keluyuran dimuat di mobil, ada kejadian saatnya unta tidak terpakai, saat ini unta tidak terpakai, ada orang naik unta itu sudah tidak zaman,” terang Mbah Moen.

Bahkan di Mekkah kata Mbah Moen, sudah tidak ada daging unta yang dijual. Sudah lebih banyak daging ayam.

Baca Juga: Kata Mbah Moen Jangan Meludah di Tempat Ini, Bisa Bikin Rezeki Seret dan Mampet!

Nah pertanda kiamat ketiga yang sudah terjadi adalah harimau sudah diusir dari hutan lalu digilir ke dalam kebun binatang.

Sebelum ada kejadian di mana harimau dan macan digilir ke kebun binatang, ada juga peristiwa gempa laut yang membuat daratan terpisah.

“Sekarang coba di angan-angan, awalnya Indonesia ini sambung dengan Australia … tapi Allah menciptakan sebelum ada harimau digiring ke kebun binatang ada kejadian gempa laut yang besar di Indonesia,” terang Mbah Moen.

Mbah Moen juga menjelaskan bahwa sebelum ada kejadian gempa laut, manusia itu sudah bercampur.

Kata kyai kharismatik tersebut kini orang Arab bisa sampai ke Baghdad, padahal Baghdad itu negara Babilonia. Kemudian ke Barat hingga sampai Atlantik.

Baca Juga: Menurut Mbah Moen di Umur Inilah Seseorang Ditentukan Nasibnya Akan Hidup Kaya Atau Miskin, Kamu Wajib Tahu!

“Jadi sesudah Kanjeng Nabi diutus, Quran menjelaskan bahwa manusia ini berbaur,” tandas Mbah Moen.

Demikianlah penjelasan tentang 3 dari 7 tanda kiamat yang sudah terjadi di sekitar kita.

Semoga bermanfaat.*** (Triwardana Mokoagow/Portal Sulut)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mbah Moen

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.