AYOJAKARTA.COM – Ustadz Abdul Somad atau UAS merupakan seorang publik figur, ustadz, dan penceramah yang sangat terkenal di Indonesia.
Ceramahnya bahkan sudah seringkali didengar oleh orang-orang di seluruh Indonesia yang bahkan tak pernah bertemu dengan dirinya.
Dalam sebuah ceramahnya, Ustadz Abdul Somad pernah diberi pertanyaan oleh seseorang secara anonim melalui secarik kertas.
Baca Juga: Viral Pengakuan Norma Risma Soal Suami Selingkuh dengan Ibunya: Minta Ini Pas Puasa
Orang itu mengatakan dan bertanya kepada Ustadz Abdul Somad, bagaimana cara agar kita bisa khusyu dan tidak malas dalam menjalani sholat.
Setelah membaca pertanyaan tersebut, Ustadz Abdul Somad kemudian langsung menjawabnya dengan ciri khasnya.
Ustadz Abdul Somad menyuruh untuk kita membakar jari sebentar, apabila ada pikiran atau perasaan malas ketika hendak sholat.
“Itu nampak api kan. Kalau nanti terlintas di hatimu malas sholat, bakar jari sebentar,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube @TAMANSURGANET.
Ia menyarankan agar para pendengarnya menahan panas dari api tersebut, bahkan hingga membuat tangannya sedikit gosong.
“Berapa lama kau tahan? Buatlah agak-agak gosong sedikit,” kata UAS.
UAS kemudian menjelaskan, bahwa tujuan membakar tangan tersebut untuk memberi peringatan, apakah kita nanti tahan apabila harus dibakar di dalam neraka.
Lanjutnya, Ustadz Abdul Somad mengungkapkan bahwa seseorang yang malas sholat akan masuk ke dalam neraka yang bernama Saqor.
“Hai tangan, tahan kau masuk neraka nanti tangan? Nama kau nanti nama nerakanya, neraka Saqor,” ujarnya.
Baca Juga: Kabar Gembira, Kota Solo Dapat Dana Hibah Sebesar Rp 236 Miliar dari UEA, Begini Kata Gibran
“Kenapa kau masuk dalam neraka Saqor? Karena tak solat,” tambahnya.
Di sisi lain, beliau kemudian bercerita tentang petinju muslim, Muhammad Ali yang ternyata melakukan metode yang sama untuk mengingat panasnya api neraka.
Muhammad Ali disebut selalu membawa mancis atau korek api ketika pergi kemanapun.
“Makanya, M. Ali kemana-mana bawa mancis. Muhammad Ali petinju, kemana-mana bawa mancis, padahal dia tak merokok,” kata Ustadz Abdul Somad.
“Ditanya orang, kenapa kau bawa mancis? Terlintas di otak ku berbuat dosa, kubakar tangan,” tambahnya.
Ia kemudian mengatakan, apabila mancis saja tidak cukup, lebih baik menggunakan obor untuk mengingat betapa panasnya api neraka.
“Kalau mancis tak mempan, bawa obor,” candanya.***

Share this article
Orang itu mengatakan dan bertanya kepada Ustadz Abdul Somad, bagaimana cara agar kita bisa khusyu dan tidak malas dalam menjalani sholat.