AYOJAKARTA.COM - KH Maimoen Zoebair atau akrab dipanggil Mbah Moen merupakan ulama sekaligus politikus Indonesia yang selalu dikenang hingga saat ini meskipun beliau telah wafat.
Mbah Moen diketahui merupakan keturunan ke-37 nabi Muhammad SAW, beliau wafat pada bulan Agustus 2019 di Mekkah.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang ini pernah menyampaikan kisah Nabi Ayub yang memberikan hikmah bahwa setiap manusia yang baik akan Allah uji hidupnya.
Hingga saat ini ceramah Mbah Moen masih beredar di media sosial seperti pada akun Instagram Pondok Pesantren Al Anwar yang aktif menyebarkan dakwah beliau.
Dikutip Ayo Jakarta pada akun Instagram @ppalanwarsarang yang berisi video dakwah Mbah Moen yang menyampaikan bahwa ketika Allah memiliki hamba yang baik maka akan diuji.
Salah satu kisah yang diceritakan oleh Mbah Moen yakni kisah Nabi Ayyub as.
Di mana dikisahkan bahwa Nabi Ayyub as merupakan nabi yang Allah kasih nikmat punya harta banyak dan istri yang cantik.
"Jadi Nabi Ayyub sudah kaya raya, sudah kaya istrinya juga cantik, itu kan sebuah nikmat," ujar Mbah Moen.
Kemudian Allah memberikan ujian untuk Nabi Ayyub sehingga kekayaannya habis sehingga menjadi miskin.
Bahkan setelah 7 tahun Nabi Ayyub juga ditimpa sakit, ujian ya Allah beri bertubi-tubi mulai dari harta hingga nikmat sehat.
Baca Juga: Cukup Amalkan 3 Wasiat dari Mbah Moen Ini Diwaktu Subuh, Niscaya Rezeki Lancar dan Utang Lunas
"Diberi kabar oleh Allah kekayaannya hilang akhirnya lama-lama jadi miskin, setelah 7 tahun malah sakit," kata Mbah Moen.
Saking besarnya ujian yang Allah berikan kepada Nabi Ayyub, Mbah Moen menyampaikan bahwa semiskin-miskinnya orang yaitu orang yang sakit dan hartanya habis.
"Sudah sakit hartanya pun habis, paling miskin-miskinnya orang yaitu orang yang sakit dan hartanya habis," ujar Mbah Moen.
Lalu dari kisah tersebut Mbah Moen menegaskan bahwa ketika Allah memiliki hamba yang baik pasti akan diberikan ujian.
Baca Juga: Kata Mbah Moen Baca Wirid Ini Setelah Subuh, Jika Ingin Rezeki Anda Mengalir Deras Tanpa Henti
"Ya, Allah ketika punya hamba kalau baik itu diuji dulu," jelas Mbah Moen.
Hamba yang baik ketika Allah beri ujian akan tetap bersyukur sehingga meskipun hartanya habis atau ditimpa sakit, hamba tersebut akan tetap mengucap Alhamdulillah.
"Sehingga hartanya habis pun tetap Alhamdulillah. Sakit pun Alhamdulillah," jelas Mbah Moen.
Begitupun Nabi Ayyub yang sabar menerima ujian yang Allah beri dan tetap bersyukur.
"Inilah Nabi Ayyub ketika tidak kuat baru meminta kepada Allah," ujar Mbah Moen.
Kemudian Nabi Ayyub berdoa sehingga Allah angkat penyakitnya dan Allah berikan kekayaan lagi atas kesabarannya selama menghadapi ujian Allah.
Doa Nabi Ayyub ini bisa diamalkan, apabila ditimpa kesusahan yang amat atau penyakit yang sulit.
Doa ini juga diabadikan pada Al-Quran surah al-Anbiya (21) ayat 83, berikut doanya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاَ يُّوْبَ اِذْ نَا دٰى رَبَّهٗۤ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَ نْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ
wa ayyuuba iz naadaa robbahuuu annii massaniyadh-dhurru wa angta ar-hamur-roohimiin
"dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, '(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.'"
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 83)
"Ya Allah saya ini sangat miskin, sakit dan juga fakir dan juga tidak bisa tenang, (lalu Allah bertanya) 'tidak senang bagaimana?' saya tidak bisa dzikir kepada-Mu Gusti," kata Mbah Moen memperagakan doa Nabi Ayyub kepada Allah.
"Saya ini tidak punya apapun yang bisa membuat hati saya tenang kecuali zikir kepada-Mu, (lalu Allah bertanya) 'apa kesengsaraanmu Ayyub?', saya dzikir tidak bisa tenang Gusti, tidak bisa tenang," sambungnya.
Mbah Moen menceritakan bahwa Ketika Nabi Ayyub berdoa memohon kepada Allah seperti itu kemudian Allah menyuruhnya untuk menginjak tanah kemudian sembuhlah penyakitnya.
"(Kata Allah kepada Nabi Ayyub) 'Kalau begitu injaklah tanah', seketika langsung hilang semua penyakitnya," cerita Mbah Moen.
Baca Juga: Terbiasa Baca Bismillah? Mbah Moen Ungkap Ada Rahasia Dahsyat Dibaliknya, Jangan Sampai Salah
Kemudian Mbah Moen berpesan dari kisah ini yakni jadilah penyabar ketika Allah berikan ujian dan selalu bersyukur.
Niscaya Allah akan berikan ganti nikmat yang lebih daripada sebelumnya bahkan bisa lebih dari dua kali lipat seperti kekayaan Nabi Ayyub setelah mampu sabar menghadapi ujiannya yang Allah ganti berkali-kali lipat lebih banyak.
"Akhirnya diberi kekayaan lagi oleh Allah. Jadi as-Shobir, as-Syakir," ujar Mbah Moen.
As-Shobir artinya penyabar dan As-Syakir artinya bersyukur.***

Share this article
Belajar dari kisah Nabi Ayyub, Mbah Moen menyampaikan bahwa semiskin-miskinnya orang yaitu orang yang sakit dan hartanya habis!