AYOJAKARTA.COM – Ibadah sholat merupakan hal yang diwajibkan sebagai umat Muslim.
Sholat yang diwajibkan adalah sholat fardhu lima waktu yakni subuh, dzuhur, ashar, magrib, dan isya.
Tidak ada alasan bagi hamba-Nya untuk meninggalkan sholat fardhu lima waktu.
Bacaan dalam sholat menggunakan bacaan dalam bahasa Arab. Padahal umat islam dari segala penjuru dunia yang kadang tidak paham dengan bahasa Arab.
Kadang beberapa orang berpikir bahwa menggunakan bahasa sendiri bisa dilakukan dalam sholat, misalnya bahasa Indonesia.
Karena memiliki pendapat bahwa Allah SWT pasti mengerti setiap kata dan bahasa yang dipakai oleh hamba-Nya ketika beribadah.
Lantas, apakah menggunakan bahasa selain Bahasa Arab dalam sholat bisa menimbulkan dosa? Lalu bacaan seperti apa yang diperbolehkan dan dilarang?
Benarkah ada bacaan yang ketika dibaca bisa mendapatkan dosa?
Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Islam Populer, Rabu (18/1/2023), sejatinya dalam menjalankan sholat ada bacaan wajib yang harus dibaca seperti membaca surah Al Fatihah di setiap rakaat.
Tak hanya itu saja, ada pula bacaan-bacaan sunnah seperti membaca surah-surah pendek setelah membaca Alfatihah di dua rakaat awal.
Syekh Ali Jumah pernah mengatakan bahwa orang yang sholat boleh berdzikir, berdoa asalkan tidak bertentangan dengan hadits dan alquran.
Pendapat ini juga didasarkan atas argumen Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari saat menjelaskan sabda Nabi mengenai doa yang dibaca setelah tasyahud.
“Kemudian orang itu dipersilahkan berdoa dengan sesuatu yang mengagumkan dirinya, dan orang-orang itu pun berdoa”
Menurutnya, berdoa memohon untuk kebaikan duniawi boleh-boleh saja. Doa-doa yang sifatnya duniawi seperti minta dilancarkan rezeki.
Dalam sholat pun mungkin orang sudah terbiasa membaca surah-surah pendek tanpa memperhatikan urutannya.
Ternyata hal ini sangat berbeda dengan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, beliau sangat jarang membaca surah-surah pendek kecuali dalam perjalanan.
Saat sholat subuh, Rasulullah terbiasa membaca Surah Qaf pada rakaat pertama dan surah Ar-Rum pada rakaat kedua.
Beliau juga pernah membaca surah At-Takwir dan juga surah Az-Zalzalah. Nabi Muhammad SAW terbiasa membaca surah yang panjang ketika sholat.
“Abu Sa'id al-Khudri berkata Suatu ketika sholat zuhur ditunaikan, lalu seseorang pergi ke (perkampungan) Baqi’ dan ia melaksanakan aktivitasnya (di sana), kemudian ia berwudhu lalu mendatangi jamaah sholat dan Rasulullah SAW (yang menjadi imam) masih berada pada rakaat pertama karena saking panjangnya apa yang beliau baca,” (HR Muslim)
Kalau kita memperhatikan, semua bacaan sholat juga selalu menggunakan Bahasa Arab, padahal umat islam berasal dari segala penjuru dunia.
Dalam sholat pun sudah diperintahkan untuk mengikuti cara Rasulullah SAW.
“Kerjakanlah sholat sebagaimana kalian melihatku melakukannya” (HR Bukhari)
Membaca bacaan selain yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW itu tidak boleh berbicara atau melafalkan bacaan yang telah ditentukan karena bisa membatalkan ibadah tersebut.
Hal ini berdasarkan pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Hanbali.
Sedikit berbeda Mazhab Safií dan Mazhab Maliki berpendapat bahwa jika seseorang mengeluarkan perkataan saat sholat itu tidak membatalkan ibadah.
Hal ini jika alasannya adalah lupa dan perkataan yang keluar pun hanya sedikit.
Larangan berbicara dalam sholat juga telah disampaikan oleh Allah SWT melalui surah Al Baqarah ayat 238.
“Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk”
Dalam Kitab Sunan Abu Dawud, Rasulullah SAW memberikan cara bagi orang-orang Arab terdahulu yang belum hafal Alfatihah.
Beliau bersabda “Dan jika tidak (bisa berbahasa Arab) hendaklah bertahmid, bertakbir, dan bertahlil”
Ada ibadah yang tidak bisa ditawar-tawar seperti sholat, hal ini untuk menjaga kemurnian dalam sholat.
Dalam melakukan sholat harus dilakukan dalam bahasa Arab, tidak ada tawar-menawar dalam sholat baik itu gerakan maupun bacaan.
Sholat harus dikerjakan sesuai yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, tak boleh dikurangi ataupun ditambah.***

Share this article
Hati-hati, Jangan Baca Bacaan Sholat Dengan Cara Ini! Bikin Berdosa, Berikut Penjelasannya. Perlu diperhatikan!