AYOJAKARTA.COM - Umat muslim akan menjalankan ibadah puasa di Bulan Rajab, tepatnya pada Senin 23 Januari 2023.
Puasa di Bulan Rajab ini, banyak sekali keutamaannya.
Akan tetapi Ustaz Adi Hidayat menghimbau agar tetap hati-hati dengan hadis yang beredar.
Supaya kita tidak tertipu dengan adanya hadis palsu yang menyatakan keutamaan Bulan Rajab.
Di mana keutamaan Bulan Rajab yang sebenarnya ini merupakan amalan sunah Rasulullah SAW.
Sayangnya tak sedikit umat muslim yang berbondong-bondong melakukan puasa Rajab lantaran mempercayai sebuah hadis palsu.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Audio Dakwah pada Jumat (20/1/2023), berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat yang biasa disapa UAH ini menyampaikan bahwa ada hadis yang mengiming-imingi banyaknya pahala ketika melakukan puasa Rajab.
Dikatakan Ustaz Adi Hidayat bahwa tidak ada di dalam hadis kalimat seperti ini, oleh karena itu sebagai umat muslim harus hati-hati.
“Masuk bulan Rajab muncul itu kalimat-kalimat, bahkan banyak sekali hadis yang diduga sebagai hadis padahal bukan, ‘siapa yang puasa rajab sehari pahalanya bakal sekian, dua hari sekian’, ini bukan hadis palsu tapi palsu banget,” kata UAH.
Bahkan saking palsunya, menurut Ustaz Adi Hidayat hadis tersebut tidak ada di Al Quran.
“Hadis nomor 30 maudhu atau palsu. Palsu ya. Saking palsunya di kitab hadit palsu aja nggak ada,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan keutamaan di Bulan Rajab, menurutnya tidak ada amalan-amalan khusus di Bulan Rajab.
“Masuk dalam kategori puasa dan ibadah di bulan-bulan harum, seperti keutamaan di tiga bulan yang lainnya. Tidak ada amalan-amalan khusus, misalnya, hadis yang merujuk keistimewaannya (puasa Rajab),” tutur UAH.
Sehingga dalil-dalil yang beredar di mana tidak ada informasi dari Nabi Muhammad itu jangan sampai menjadi motivasi.
Baca Juga: Ingin Doa Cepat Dikabulkan? Kata Ustaz Adi Hidayat Mulai dengan Asmaul Husna, Yuk Coba!
“Jangan sampai kemudian termotivasi dalil-dalil yang tidak ada susunanya atau informasi dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam,” ujar UAH.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, Bulan Rajab merupakan bulan ketika kita melakukan kebaikan maka pahalanya akan dilipat gandakan, begitu sebaliknya.
“Jadi bulan ini, kalau anda meninggalkan maksiat demi berbuat taat, pahalanya berlipat. Kalau anda sengaja melakukan dosa di bulan-bulan ini, maka akan dosanya berlipat,” pungkas Ustaz Adi Hidayat.***

Share this article
Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat terkait hadis palsu yang ramai beredar menjelang puasa Rajab.