AYOJAKARTA.COM - Arab Saudi merupakan negara yang terkenal akan cuaca yang panas dan gurun yang tandus.
Dilihat dari letak geografis, Arab Saudi memiliki daerah yang sangat kering walaupun ada beberapa kawasan yang saat ini telah mengalami perubahan.
Tetapi belum lama ini, jagat maya sedang dihebohkan dengan fenomena menghijaunya tanah Arab yang dibagikan lewat media sosial.
Adanya fenomena ini membuat banyak warganet memberikan spekulasi atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Hotman Paris Angkat Bicara Masalah Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer: Kemungkinan Bisa Bebas
Dikutip dari Saudi Press Agency pada Sabtu 21 Januari 2023, pemandangan yang ada di pegunungan Makkah terlihat subur.
Hal ini membuat banyak warga setempat maupun wisatawan membagikan fenomena ini di media sosial.
Viralnya pegunungan Arab Saudi ini mendapatkan banyak komentar dan opini dari warganet.
Dalam ajaran Islam ada hadis yang berkaitan dengan fenomena tersebut.
Diriwayatkan Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW pada suatu waktu bersabda.
"Hari kiamat tidak berlaku hingga tanah Arab menjadi subur makmur kembali dengan padang-padang rumput dan sungai-sungai." (HR Muslim).
Baca Juga: Pendapat Buya Yahya Soal Fenomena Menghijaunya Tanah Arab, Benarkah Tidak Dapat Dikaitkan dengan Kiamat?
Hal ini membuat Bahjah KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya ikut memberikan pendapatnya.
Buya Yahya menilai tidak boleh ada yang sok tahu mengenai waktu hari kiamat.
Menurut Buya Yahya, fenomena ini hanyalah kepiawaian orang dalam dengan mengangkat satu topik yang menjadi viral.
Buya Yahya juga memberi contoh seperti kasus anak durhaka yang merupakan tanda-tanda kiamat, tapi itu merupakan kiamat kecil bukan kiamat besar.
"Kalau sudah disembunyikan oleh Allah SWT ya sudah disembunyikan. Kiamat besar itu akan disembunyikan, tetapi ada tanda-tanda mengarah kepada datangnya kiamat tersebut," dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (21/1/2023).
Baca Juga: Ampuh! Dokter Ungkap Cara Cepat Turunkan Demam hanya dengan Kompres di Bagian Tubuh Ini
Banyak penelitian arkeologi yang dilakukan mengenai fenomena tersebut, salah satunya adanya proyek Green Arabia.
Faktor yang memungkinkan akan terjadinya fenomena itu adalah perubahan iklim di mana Arab Saudi dilanda hujan lebat.
The Islamic Information juga mengungkapkan Arab Saudi mengalami curah hujan tinggi dalam durasi yang panjang secara terus menerus sejak Desember 2022.
Dari berbagai penjelasan tersebut, menghijaunya tanah Arab tidak dapat dikaitkan dengan hari kiamat, curah hujan yang tinggi membuat vegetasi untuk mudah tumbuh dengan begitu menyebabkan wilayah Arab Saudi mengalami penghijauan.***

Share this article
Pemandangan yang ada di pegunungan Makkah terlihat subur membuat banyak warga setempat maupun wisatawan membagikan fenomena ini.