AYOJAKARTA.COM - Menuju Ramadan 1444 Hijriah yang sebentar lagi tiba, umat Islam akan memasuki bulan istimewa yang mana hanya sebulan diwajibkan berpuasa.
Selama memasuki Bulan Ramadan, banyak amalan yang bisa dilakukan untuk memanen pahala.
Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah memperbanyak salat sunah.
Kurang dari 60 hari, Ramadan akan dimulai, salah satu ibadah yang hanya ada di bulan Ramadan adalah salat tarawih.
Baca Juga: Ini Doa yang Harus Dibaca Ketika Salat Tarawih dan Witir
Apa saja salat sunah selain tarawih yang dapat dilakukan selama Bulan Ramadan, bahkan sejak sebelum Ramadan dimulai?
Bagaimana ketentuan salat sunah terserbut? Simak penjelasan di bawah ini.
Dikutip ayojakarta.com dari yoursay.suara.com pada 25 Januari 2023, berikut salat sunah yang bisa dilakukan menurut Ustaz Adi Hidayat.
Pertama, ada salat sunah rawatib yaitu salat sunah yang dilakukan sebelum atau sesudah melaksanakan salat lima waktu.
Salat sunah rawatib ini dibagi menjadi dua jenis yaitu, qabliyah (sebelum salat fardu) dan ba'diyah (setelah salat fardu).
Baca Juga: Ini Doa yang Dibaca Ketika Salat Tarawih dan Witir
Adapun ketentuan salat rawatib, sesuai dengan jumlah rakaatnya, adalah sebagaimana berikut ini:
1. Salat sunah 2 rakaat sebelum subuh
2. Salat sunah 4 rakaat sebelum zuhur
3. Salat sunah 2 rakaat setelah zuhur
4. Salat sunah 2 rakaat setelah magrib
Baca Juga: Tarawih di Rumah dan di Masjid, Apakah Berkahnya Sama?
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, bahwa orang-orang yang rutin mengerjakan 12 rakaat salat sunah rawatib akan dibangunkan rumah di surga.
“Maka akan dibangunkan rumah di surga jika konsisten melakukan 12 rakaat salat sunah itu sampai meninggal dunia,” terang Ustaz Adi Hidayat.
Salat rawatib menjadi salah satu salat yang terkenal dan dapat dilakukan bahkan sebelum Ramadan. Tertarik untuk mengamalkannya?
Selanjutnya, ada salat sunah Duha.
Salat sunah ini salah satu salat yang terkenal akan manfaatnya.
Baca Juga: Bahagia Itu Sederhana, Ustadz Adi Hidayat Bagikan Kuncinya!
Manfaatnya, salat sunah yang dikenal ini adalah dapat mempermudah urusan dan mendapatkan pahala serta keberkahan.
Kemudian ada salat sunah Tahiyatul Masjid.
Salat sunah ini adalah salah satu salat yang diajarkan dalam beberapa sekolah dasar sejak kecil.
Salat yang berarti seperti memberi salam ketika masuk masjid ini, dilaksanakan dua rakaat saat memasuki masjid.
Lalu, ada salat sunah tahajud.
Baca Juga: Dilanda Gelisah? Baca Doa Penenang Hati dari Ustadz Adi Hidayat Ini Niscaya akan Merasa Tenang
Salat yang sering menjadi quote atau puisi untuk kalangan muda ini, merupakan salah satu salat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan saat Bulan Ramadan tiba.
Salat yang dikerjakan di sepertiga malam, atau sekitar waktu sahur ini memiliki jumlah rakaat yang tidak terbatas.
Terakhir, ada salat sunah witir, ini merupakan salat penutup bagi ibadah salat yang dikerjakan di malam hari.
Dengan begitu, salat sunah yang satu ini selalu dilakukan di akhir waktu selepas melaksanakan ibadah salat malam lainnya.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat: Inilah Waktu yang Luar Biasa untuk Panjatkan Doa, Agar Doamu Cepat Terkabul!
Salat witir ini dapat dilaksanakan sebanyak tiga rakaat, lima rakaat, bahkan satu rakaat.
Salat sunah yang memiliki jumlah ganjil ini pun memiliki banyak kemuliaan.
Salat sunah witir biasanya dilaksanakan setelah salat tarawih atau tahajud.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah Mengartikan Puasa Rajab, Simak Pesan Ustadz Adi Hidayat Berikut!
Salat ini apabila dilaksanakan secara berjamaah di masjid, biasanya memiliki 1-3 rakaat.
Meskipun Ramadan masih 56 hari lagi, membiasakan salat sunah ini dapat membentuk kebiasaan baru yang baik dan dapat dimaksimalkan ketika Ramadan 1444 Hijriah tiba.
Artikel ini telah tayang di yoursay.suara.com dengan judul Catat! Berikut 7 Salat Sunah yang Perlu Ditingkatkan selama Ramadan.***

Share this article
Berikut daftar salat sunah yang bisa dikerjakan di Bulan Ramadan selain salat tarawih menurut Ustaz Adi Hidayat.