AYOJAKARTA.COM-- Setiap Ramadan, konsumsi kuliner di Indonesia, khususnya kategori takjil mengalami lonjakan signifikan dan menjadi peluang besar bagi bisnis UMKM kuliner.
Berbagai riset dan tren digital menunjukkan bahwa takjil manis serta minuman segar berbasis es, seperti es buah, kolak dan es campur masih menjadi pilihan utama masyarakat saat berbuka puasa.
Di tengah tren kuliner viral yang cepat berubah, es teler sebagai menu klasik tetap menjadi daya tarik. Sekaligus membuka peluang inovasi bagi pelaku UMKM untuk menghadirkan kreasi baru yang menarik dan kompetitif tanpa meninggalkan rasa autentiknya.
Baca Juga: Sering Terjaga Tengah Malam? Ini 5 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bikin Susah Tidur
Menyambut bulan suci Ramadan tahun ini, Dairy Champ berkolaborasi dengan Chef Martin Praja untuk menghadirkan “Es Teler Milky Pudding Juara,” sebagai inspirasi inovasi menu Ramadan yang mengadaptasi menu klasik populer dengan sentuhan kekinian, tanpa menghilangkan karakter rasa autentiknya.
Kreasi ini dikembangkan agar mudah diimplementasikan oleh pelaku UMKM maupun rumahan, praktis dari sisi proses dan relevan dengan preferensi konsumen masa kini.
Chef Martin Praja menilai bahwa es teler tetap menjadi salah satu takjil favorit yang selalu dicari setiap Ramadan karena rasanya yang segar, manis, dan creamy sangat sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Sering Terjaga Tengah Malam? Ini 5 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bikin Susah Tidur
"Untuk menghasilkan rasa yang autentik dan konsisten, pemilihan bahan baku yang berkualitas dan stabil sangat penting. Dairy Champ dapat menghadirkan rasa yang lebih konsisten, creamy, dan seimbang, sehingga hasil akhir mudah dikontrol, baik untuk kebutuhan rumahan maupun produksi UMKM selama Ramadan,” jelasnya dalam media gatheringnya di Jakarta, Rabu 11 Februari 2026.
Dairy Champ menegaskan perannya sebagai mitra strategis UMKM kuliner dalam menjawab tantangan industri, mulai dari menjaga efisiensi produksi hingga mendorong inovasi menu untuk memperkuat daya saing usaha.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Dairy Champ membagikan resep “Es Teler Milky Pudding Juara”
Es Teler Milky Puding Juara
Bahan Coconut Pandan Pudding:
500 ml air kelapa
1/2 sdt garam
10 gr jelly bubuk
2 pcs daun pandan (dilipat)
100 ml Krimer Kental Manis Dairy Champ
500 ml Susu Evaporasi Dairy Champ
Baca Juga: Langkah Inklusif PNM: Raih Penghargaan Taat Zakat BAZNAS, Melayani 22,9 Juta Nasabah dengan Akad Syariah
Cara Memasak:
1. Campurkan air kelapa, garam, jelly bubuk, daun pandan yang dilipat, Krimer Kental Manis Dairy
Champ, dan Susu Evaporasi Dairy Champ.
2. Aduk rata sebelum dimasak.
3. Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga mendidih.
4. Sisihkan daun pandan.
5. Tuang pudding ke dalam wadah es teler.
6. Dinginkan di suhu ruang terlebih dahulu.
7. Simpan di dalam kulkas.
Baca Juga: Netizen Galang Donasi untuk WNI Korban Tabrak Maut Singapura, Vinna Gracia Beri Gambaran Betapa Mahalnya Biaya ICU
Bahan Topping Es Teler:
200 gr daging kelapa muda
2 buah alpukat
150 gr nangka
50 gr dried coconut flakes
Cara Membuat:
1. Potong alpukat dan nangka dengan ukuran sesuai selera (bisa kotak dadu).
2. Sisihkan daging kelapa muda untuk topping.
3. Sangrai daging kelapa muda hingga kecoklatan untuk dried coconut flakes.
Baca Juga: Daftar Diskon Tiket Transportasi Periode Lebaran 2026, Catat Tanggalnya
Bahan Kuah Susu:
75 ml Susu Evaporasi Dairy Champ
75 ml Krimer Kental Manis Dairy Champ
70 ml air
Cara Memasak:
1. Campurkan Susu Evaporasi Dairy Champ, Krimer Kental Manis Dairy Champ, dan air di wadah
kosong.
2. Aduk rata hingga semua bahannya larut.
Extra:
Es serut secukupnya
Daun pandan
Cara Penyajian:
1. Susun topping alpukat, nangka, daging kelapa muda, dan dried coconut flakes di atas coconut
pandan pudding yang ada di wadah es teler.
2. Tuangkan kuah susu ke dalam wadahnya.
3. Tambahkan es serut di atasnya.
4. Tambahkan garnish daun pandan di atasnya.
5. Tuangkan Krimer Kental Manis Dairy Champ di atasnya.
Share this article
Setiap Ramadan, konsumsi kuliner di Indonesia, khususnya kategori takjil mengalami lonjakan signifikan dan menjadi peluang besar bagi bisnis UMKM kuliner.