AYOJAKARTA.COM - Sulit tidur atau insomnia kerap dianggap masalah sepele. Padahal, jika terjadi berulang, kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, membuat tubuh mudah lelah, emosi tidak stabil, dan sulit berkonsentrasi.
Insomnia sendiri adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun terlalu pagi dan tidak bisa tidur kembali.
Pada orang dewasa, kebutuhan tidur ideal berkisar 7–9 jam per malam. Jika kamu sering merasa lelah meski sudah berbaring lama di kasur, bisa jadi ada kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari menjadi pemicu susah tidur.
Dilansir dari laman nhs.uk, berikut lima kebiasaan sepele yang ternyata bisa menyebabkan insomnia.
1. Bermain Gadget Menjelang Tidur
Menggunakan ponsel, laptop, atau menonton televisi sebelum tidur menjadi kebiasaan umum.
Padahal, cahaya biru dari layar gadget dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur rasa kantuk.
Aktivitas interaktif seperti bermain gim atau chatting juga membuat otak tetap aktif, sehingga tubuh sulit masuk ke fase tidur.
2. Tidur Siang Terlalu Lama
Tidur siang memang bisa menyegarkan, tetapi jika durasinya terlalu lama atau dilakukan terlalu sore, justru bisa mengganggu tidur malam.
Waktu tidur siang yang dianjurkan hanya sekitar 20–30 menit. Lebih dari itu, tubuh akan sulit merasa mengantuk saat malam tiba.
3. Makan Menjelang Waktu Tidur
Makan besar sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang membuat tubuh tidak nyaman.
Selain itu, makanan pedas atau berlemak bisa memicu sakit perut dan asam lambung naik, sehingga tidur menjadi tidak nyenyak. Jika lapar, sebaiknya pilih camilan ringan dalam porsi kecil.
4. Konsumsi Alkohol dan Kafein
Alkohol memang dapat membuat tubuh cepat mengantuk, tetapi efeknya hanya sementara.
Setelah beberapa jam, kamu justru bisa terbangun di tengah malam dan sulit tidur kembali.
Sementara itu, kafein yang terdapat pada kopi, teh, atau minuman energi dapat bertahan lama di dalam tubuh dan memicu insomnia jika dikonsumsi berlebihan.
5. Terlalu Sering Melihat Jam
Kebiasaan melihat jam saat terjaga di malam hari bisa memicu kecemasan. Pikiran tentang kurangnya waktu tidur akan meningkatkan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin, membuat tubuh semakin terjaga dan sulit tidur kembali.
Jika insomnia berlangsung lebih dari tiga bulan atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Dengan memperbaiki kebiasaan tidur dan gaya hidup, insomnia umumnya bisa diatasi tanpa obat.***

Share this article
Insomnia sering dipicu kebiasaan sepele seperti main gadget sebelum tidur, tidur siang terlalu lama, makan malam berlebihan, konsumsi kafein atau alkohol, serta sering melihat jam.