Terkuak Keberadaan Kamaruddin Simanjuntak yang Dikabarkan 'Hilang' Usai Diusir Bareskrim, Ini yang Dilakukan!

Terkuak Keberadaan Kamaruddin Simanjuntak yang Dikabarkan 'Hilang' Usai Diusir Bareskrim
Terkuak Keberadaan Kamaruddin Simanjuntak yang Dikabarkan 'Hilang' Usai Diusir Bareskrim

AYOJAKARTA.COM - Sempat heboh sebagai pengacara keluarga kasus pembunuhan Brigadir J, keberadaan Kamaruddin Simanjuntak kini dipertanyakan. 

Pasalnya, beberapa akhir ini Kamaruddin Simanjuntak tak kembali tampil di hadapan publik. 

Padahal sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak dikenal sangat vokal dan semangan dalam memperjuangkan kasus Brigadir J.

Baca Juga: Adu Jumlah Kekayaan 2 Pengacara Viral Kamaruddin Simanjuntak vs Deolipa Yumara, Siapa yang Paling Tajir?

Lantas dimana sebenarnya keberadaan Kamaruddin Simanjuntak saat ini? 

Seperti dilansir AyoJakarta.com dari Teras Gorontalo dengan judul "Akhirnya Terungkap Keberadaan Kamaruddin Simanjuntak Usai Dikabarkan 'Hilang' Usai Diusir Bareskrim Polri".

Kamaruddin Simanjuntak juga dikenal sangat getol membela keluarga Brigadir J di kasus pembunuhan yang melibatkan Ferdy Sambo sang jenderal bintang dua.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bersedia Adopsi Anak Ferdy Sambo, Berikut Fakta Anak Pertama Sambo Trisha Eungelica

Keberadaan Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menjadi sorotan publik.

Pasalnya, Kamaruddin Simanjuntak tak pernah lagi muncul ke media usai terakhir kali terlihat saat diusir oleh Dirtipidum Bareskrim Polri ketika ingin melihat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Dikutip dari Seputar Tangsel, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memberikan bocorkan terkait keberadaan terbaru dari Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Alasan Polri Larang Kamaruddin Simanjuntak Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Menurut Refly Harun, Kamaruddin Simanjuntak sedang di Jambi untuk menemui keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Jadi pagi tadi (Sabtu), Kamaruddin Simanjuntak itu pergi ke Jambi bertemu dengan sanak, saudara, termasuk dengan ibunda dari Yosua Hutabarat.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) itu mengungkapkan Kamaruddin Simanjuntak beserta keluarga Brigadir J berkomitmen untuk meminta kasus pembunuhan Yosua segera diselesaikan.

Baca Juga: Dilarang Lihat Rekonstruksi Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Bakal Lapor Presiden, DPR, dan Menkopolhukam

Hal itu disampaikan Refly Harun usai mendapatkan kabar tersebut dari Aktivis Perempuan Irma Hutabarat.

"Mereka punya komitmen untuk meminta penyelesaian kasus secepat-cepatnya. Ini yang disampaikan Irma Hutabarat," ucapnya, dalam video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun pada Minggu, 11 September 2022.

Sebelumnya, Kamaruddin mengaku diusir oleh Dirtipidum Bareskrim Polri saat ingin melihat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Kisah Pilu Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Merinding, Nyaris Terbunuh Berkali-kali

Dia mengungkapkan kekecewaannya karena sebagai pihak pelapor tidak diizinkan untuk melihat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

"Sementara kami dari pelapor tak boleh lihat, ini bagi kami suatu pelanggaran hukum yang sangat berat," ucap Kamaruddin kepada wartawan di Jakarta pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Untuk diketahui, Kamaruddin dikenal karena keberaniannya mengawal kasus Brigadir J.

Baca Juga: Biografi Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Keluarga Brigadir J yang Istri dan Anaknya Pernah Dibakar Hidup-hid

Berkat keberaniannya tersebut, Polri telah menetapkan lima orang tersangka, di antaranya adalah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Bripka Ricky Rizal, dan Bharada Richard Eliezer.

Para tersangka tersebut disangkakan Pasal 340 dengan subsider Pasal 338.

Kamaruddin Simanjuntak 'Hilang' Usai Diusir Bareskrim Polri

Baca Juga: Kisah Kamaruddin Simanjuntak, Karir Sebagai Pengacara Nyaris Membunuhnya Berkali-kali dan Bikin Merinding

Kamaruddin Simanjuntak juga sempat dielu-elukan karena mengawal kasus pembunuhan Brigadir J dengan berani itu diketahui tak pernah lagi muncul ke media.

Kamaruddin Simanjuntak diketahui terakhir kali muncul saat diusir oleh Dirtipidum Bareskrim Polri ketika rekonstruksi pembunuhan Brigadir J dilakukan di TKP 1 Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Hilangnya sosok Kamaruddin Simanjuntak secara tiba-tiba itu pun turut dipertanyakan oleh Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan atau akrab disapa Gus Umar.

Baca Juga: Capres 2024, Kamaruddin Simanjuntak: Dana Rp300 T Diduga Diinvestasi Dirut BUMN Atas Nama Beberapa Wanita

Hal itu disampaikan Gus Umar melalui cuitan di akun Twitter @Umar_Hasibuan77 pada 9 September 2022.

"Kamarudin simanjuntak sdh jarang tampil dimedia," kata Gus Umar.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menduga Kamaruddin Simanjuntak sudah lelah menangani kasus pembunuhan Brigadir J yang dinilai semakin tidak jelas akhirnya.

Dia pun menyindir kondisi hukum di Indonesia yang dinilainya terlalu berbelit-belit.

Baca Juga: Ungkap Sudah Ada Pernikahan Ferdy Sambo dan AKP Rita, Kamaruddin Minta Rohaniawan yang Menikahkan Ditangkap

"Mgkn dia sdh lelah melihat kasus ini yg makin gak jelas endingnya. Bgitulah kondisi hukum saat ini," ujarnya.

Sebelumnya, Kamaruddin mengaku diusir oleh Dirtipidum Bareskrim Polri saat ingin melihat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Dia mengungkapkan kekecewaannya karena sebagai pihak pelapor tidak diizinkan untuk melihat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Profil Kamaruddin Simanjuntak yang Bela Kasus Putri Soekarno hingga Istri dan Anaknya Dibakar Hidup-hidup

"Sementara kami dari pelapor tak boleh lihat, ini bagi kami suatu pelanggaran hukum yang sangat berat," ucap Kamaruddin kepada wartawan di Jakarta pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Kamarrudin Simanjuntak Diusir

Kamaruddin Simanjuntak sempat diusir dan dilarang melihat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J pada 30 Agutus 2022.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Alasan Sejumlah Polisi Patuh ke Ferdy Sambo: Nasib Mereka Cuma di Ujung Pena!

Kamaruddin Simanjuntak yang merupakan pengacara Brigadir J mengaku dilarang untuk melihat rekonstruksi, dia mengaku telah tiba di tempat pada pukul 08.00 WIB.

Pengacara Brigadir J itu menjelaskan hanya beberapa orang yang dapat melihat rekonstruksi tersebut di antaranya yaitu Penyidik, tersangka, pengacara tersangka, LPSK, Komnas HAM, dan Brimob.

"Kami sudah datang pagi-pagi, bahkan saya jam 8 sudah disini. Karena belum ada aktivitas jam 8. Saya ke hotel Kaisar tadi balik lagi kesini, ternyata kami sudah menunggu di sini sedemikian rupa yang boleh ikut rekonstruksi hanya Penyidik, kemudian tersangka, kemudian pengacara tersangka, kemudian LPSK, Komnas HAM, Brimob, dan lain sebagainya. Jadi sementara kami dari pelapor tak boleh lihat," ucap Kamaruddin Simanjuntak dihadapan awak media selasa, 30 Agustus 2022.

Baca Juga: Bisnis Haram Ferdy Sambo Dibongkar Kamaruddin Simanjuntak, Soal Judi?

Menurut Pengacara Brigadir J tersebut, hal itu merupakan sebuah pelanggaran yang sangat berat dan dia tidak tahu apa yang terjadi selama rekonstruksi itu berlangsung.

"Jadi, ini bagi kami ini sebuah pelanggaran hukum yang sangat berat, tidak ada makna dari pada equality before the law itu, jadi ntah apa yang mereka lakukan di dalam, kami juga tidak tahu," ujar Kamaruddin Simanjuntak, dikutip Teras Gorontalo dari SeputarTangsel.

Equality before the law sendiri merupakan sebuah asas persamaan di hadapan hukum yang mana mengandung arti bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukannya di hadapan hukum dengan tidak ada pengecualian.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bocorkan Pesan WhatsApp Istri Ferdy Sambo dengan Adik Yosua Sebelum Insiden Pembunuhan

Melihat hal itu, Pengacara Brigadir J itu pun akhirnya memutuskan untuk pulang, karena pengacara pelapor tidak diizinkan untuk melihat.

"Jadi daripada kami hanya duduk-duduk saja, tidak ada gunanya mending kami pulang, ya alasan pokoknya pengacara pelapor tidak boleh melihat," ujarnya.

Kamaruddin Simanjuntak pun menjelaskan bahwa untuk tranparansi maka harusnya diperbolehkan untuk melihat berlangsungnya rekonstruksi itu karena ia merupakan pengacara korban.

Baca Juga: Anak dan Istri Kamaruddin Simanjuntak Ternyata Sempat Diteror dan Dibakar Hidup-Hidup, Begini Kronologisnya!

"Harusnya boleh lihat untuk transparansi, karena kita kan pengacara korban, harusnya boleh lihat apakah itu betul apa tidak kan begitu," katanya.

Dia juga mengaku telah diusir oleh Kombes Pol (Komisi Besar Polisi) yang akhirnya membuatnya memutuskan untuk pulang.

"Kombes Pol mengusir kita, daripada kita diusir-usir tidak berguna mending kita cari kegiatan lain yang berguna," jelasnya. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# keberadaan Kamaruddin Simanjuntak
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# Bareskrim Polri

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.