Putri Candrawathi Sah Tidak Ditahan karena Memiliki Anak Kecil, Apa Kabar Angelina Sondakh dan Keanu Massaid?

Putri dan Angelina
Putri dan Angelina

AYOJAKARTA.COM - Istri dari Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tidak ditahan oleh kepolisian.

Putri Candrawathi mengajukan permohonan tidak ditahan kepada penyidik dengan alasan kemanusiaan lantaran memiliki seorang anak kecil dan kondisi mentalnya belum stabil.

Pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis pun membenarkan jika kliennya meminta agar tidak menjadi tahanan. Putri hanya dikenakan wajib lapor dua kali dalam seminggu, terhitung mulai pekan depan.

"Terkait soal penahanan Ibu Putri, kami sudah mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan karena alasan-alasan sesuai Pasal 31 ayat 1 KUHAP. Kita boleh mengajukan permohonan itu," kata Arman Hanis dikutip dari YouTube Kompas TV.

Lantas, keputusan Putri Candrawathi tidak menjadi tahanan atas kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau J oleh Irjen Pol Ferdy Sambo mendapatkan kecaman dari penyanyi Melanie Subono.

Melanie Subono membandingkan kasus Putri Candrawathi dengan Angelina Sondakh.

Diketahui, Angelina Sondakh harus menjalani masa hukuman 10 tahun penjara karena terbukti terlibat kasus korupsi.

Baca Juga: Benda di Walk-in Closet Putri Candrawathi Ini Bikin Salah Fokus, Lihat Penampakannya di Sini!

Bahkan, Angelina Sondakh juga harus meninggalkan putranya, Keanu Massaid di saat dirinya menjadi single parent bagi Keanu yang saat itu masih berumur 3 tahun.

"Angelina Sondakh juga sih waktu ditahan punya anak usia tiga tahun,” ungkap Melanie Subono pada akun sosial media Instagram pribadinya, @melaniesubono.

Melanie Subono bahkan menyindir Putri Candrawathi karena mempunyai keuntungan tidak dapat ditahan karena memiliki anak kecil dan bersuami Jenderal.

"Ya tapi mereka ini kan cuma ber-tas kan (memakai tas) kresek sih," lanjutnya membandingkan para ibu yang tidak bernasib seperti Putri Candrawathi. Kemudian kata “tas” menyindir aksesoris milik perempuan berprofesi sebagai dokter gigi itu karena memiliki tas dengan harga Rp19 juta keluaran Gucci. 

Angelina Sondakh Angkat Bicara Terkait Kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang Turut Menyeret Namanya

Artis dan mantan politikus, Angelina Sondakh akhirnya bisa menghirup udara bebas.

Setelah mendekam selama 10 tahun, Angelina Sondakh keluar dari penjara pada hari ini Kamis, 3 Maret 2022.

Angelina Sondakh langsung menyambangi kediaman lamanya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Namun akhir-akhir ini nama Angelina Sondakh mendadak jadi sorotan saat terseret kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Diketahui bahwa di masa lalu, Angelina Sondakh merupakan mantan anggota politikus yang terpidana kasus korupsi.

Kini mantan anggota politikus itu kembali disorot karena dikaitkan dengan kasus Ferdy Sambo. Dan Angelina Sondakh pun angkat bicara perihal kasus yang kembali menyeret namanya itu.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) atau Kak Seto meminta izin untuk memberikan perlindungan ke anak tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, yaitu Ferdy Samabo dan Putrii Candrawathi.

Kak Seto juga mengusulkan agar Putri Candrawathi menjadi tahanan rumah supaya bisa tetap mengasuh anaknya yang masih berusia 1,5 tahun.

Dari situ, Kak Seto kemudian menyinggung kasus masa lalu Angelina Sondakh yang juga menjadi terdakwa kasus korupsi dan memiliki anak berusia 2,5 tahun.

Melihat namanya kembali diseret, Angelina Sondakh pun akhirnya angkat bicara terkait hal tersebut.

Baca Juga: Bharada E sebut Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi Berhubungan Intim saat di Magelang, dan Terpegok Brigadir J

Melansir dari akun Instagram @lambegosiip pada Kamis, 1 September 2022, terlihat dalam sebuah cuplikan video Angelina Sondakh ikut mengomentari terkait kasus yang tengah viral dan menyeret namanya tersebut.

"Saya sebenarnya kaget ketika nama saya kembali diperbicangkan, diperbandingkan, dan dikait-kaitkan dengan kasus yang sedang ramai ini," kata Angelina.

"Beberapa tahun yang lalu nama saya juga dikait-kaitkan, diperbincangkan dengan terpidana kasus korupsi," sambungnya.

Angelina Sondakh juga mengaku jika dirinya ingin mengubur masa lalunya tersebut, karena dianggapnya kisah itu merupakan masa yang paling menyedihkan dalam hidupnya.

Artikel ini sudah tayang di Lombok Insider dengan judul 'Angelina Sondakh angkat bicara terkait kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang menyeret namanya'

"Jujur saya ingin mengubur masa lalu saya, karena saat itu saat-saat yang paling menyedihkan," kata Angelina.

Tak hanya itu, Angelina Sondakh juga mengungkapkan bahwa saat itu ia sangat sedih karena harus dipisahkan dari anaknya yang masih kecil.

"Karena saya harus terpisah dengan anak saya Keanu yang waktu itu baru berusia 2,5 tahun dan baru ditinggal meninggal ayahnya," kata Angelina.

"Tapi saya yakin bahwa takdir adalah milik Allah, dan Allah maha tahu, saya teringat satu ayat 'bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya'," sambung Angelina Sondakh.

Baca Juga: Grafolog Sebut Paraf Ferdy Sambo Mirip Organ Vital Pria: Punya Fantasi Seksual Tidak Biasa, Begini Gambarnya

Warganet pun ramai-ramai memberikan komentar pada postingan tersebut.

"Yang lalu biarlah berlalu dan gak usah diungkit-ungkit lagi," tulis akun @myusufal.latih.

"Saya salut dengan beliau, yang bisa mengambil hikmah dari apa yang menimpanya, bisa mengambil pelajaran dari kesalahannya," tulus akun lainnya bernama @kameliana_ig.

"Paham banget rasanya ketika kita ingin jadi orang baik dan bertaubat ada aja orang-orang yang nuding-nuding masa lalu kita bikin kita sulit bangkit. Semoga orang-orang seperti itu dapat hidayah dan dibersihkan penyakit hatinya," tulis akun @melissaaja18.*** 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Keanu Massaid
# Angelina Sondakh
# Putri Candrawathi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.