AYOJAKARTA.COM - Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno berkomitmen untuk segera membentuk Tim Transisi menjelang pelantikan mereka sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
Tim Transisi ini akan mempersiapkan secara komprehensif masa jabatan mereka yang akan dimulai pada 7 Februari 2025.
Dalam rencana kerja awal, mereka telah menetapkan beberapa program prioritas yang akan segera diimplementasikan.
Program-program tersebut mencakup Kartu Jakarta Pintar, program kesehatan Jakarta Sehat, pendataan lansia dan penyandang disabilitas serta pengembangan sistem penanganan bencana alam.
Tim Transisi akan diisi oleh individu-individu yang telah memiliki pengalaman dan kontribusi signifikan dalam mendukung perjalanan kampanye Pramono-Rano.
Mereka adalah para pendukungan yang selama ini telah membantu mempersiapkan program dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Jakarta.
Baca Juga: Banjir Rob Kepung Jakarta Utara! Warga Muara Angke Minta Perbaikan Tanggul!
Fokus utama mereka pasca pelantikan adalah melakukan perbaikan menyeluruh dalam pendataan warga.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi warga Jakarta yang membutuhkan.
Komitmen Pramono-Rano untuk membangun Jakarta tidak hanya berhenti pada program-program teknis, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kolaborasi. Mereka mengajak seluruh berkontribusi dalam memajukan Jakarta.
Baca Juga: Catatan Penting Seleksi Administrasi PPG Daljab 2024, Perhatikan Jangan sampai Gagal!
Dalam setiap langkahnya, Pramono-Rano menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.
Mereka berjanji akan senantiasa terbuka terhadap aspirasi masyarakat dari berbagai elemen sosial di Jakarta.
Ucapan terima kasih mereka kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan politik mereka menandakan sikap rendah hati dan semangat kegotongroyongan.
Mereka optimis bahwa dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, Jakarta dapat menjadi lebih baik, maju dan sejahtera.

Share this article
Tim Transisi ini akan mempersiapkan secara komprehensif masa jabatan mereka yang akan dimulai pada 7 Februari 2025.