AYOJAKARTA.COM - Untuk medongkrak perolehan elektabilitas, dua paslon peserta Pilkada Jakarta 2024 berusaha untuk mencari dukungan dari The Jakmania atau Persija.
Dalam kampanye di hadapan pendukung Persija, paslon nomor urut satu Pilkada Jakarta 2024 menjanjikan Jakarta International Stadion sebagai kandang tetap bagi The Jakmania.
Berbeda dengan Ridwan Kamil yang menyodorkan JIS, paslon nomor urut tiga Pilkada Jakarta 2024 berjanji memberikan The Jakmania mengakses stadion Voetbalbond Indonesische Jacatra.
Tawaran untuk bisa mengakses JIS di Jakarta Utara yang dijanjikan Ridwan Kamil atau VIJ Petojo Jakarta Pusat oleh Pramono Anung, membuat kekuatan The Jakmania dipertanyakan.
Menurut Billy Mambrasar yang merupakan Jubir pasangan Rido, komitmen menjadikan JIS sebagai fasilitas bagi Persija adalah bagian dari keberlanjutan program Anies Baswedan.
Dianggap banyak kalangan telah sukses memimpin Jakarta, salah satu warisan terbesar Anies saat menjadi Gubernur adalah membangun JIS.
“Semangat yang dibangun Bang RK jika terpilih adalah meneruskan hal-hal baik yang telah dilakukan oleh pemimpin sebelumnya, termasuk Pak Anies,” ungkap Billy, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (9/11/2024).
Sebagaimana semangat keberlanjutan yang diprakarsai Anies, hal serupa juga disampaikan Chico Hakim selaku Jubir Tim Pemenangan Pramono-Rano.
Baca Juga: Itel S25 Ultra, Harga Cuma 1 Jutaan tapi Spesifikasi dan Fitur Gak Murahan
Menurut Chico, alasan pasangan nomor urut tiga berencana menjadi stadion VIJ Petojo sebagai kandang bagi The Jakmania adalah sejarah awal lahirnya klub Persija.
Enggan lepas dari gagasan dan visi baik dari para gubernur Jakarta terdahulu, Pramono berkomitmen akan meneruskan perbaikan bagi Persija.
Sehubungan dengan janji kampanye yang disampaikan dua paslon peserta Pilkada terhadap The Jakmania, Direktur Trias Politika Strategis memberi tanggapan.
Berdasarkan hasil survei elektabilitas dan pantauan di media sosial resmi, Agung Baskoro menilai The Jakmania memiliki posisi tawar cukup signifikan dengan 23,2 persen suara.
“Kalau dikonversikan dengan Daftar Pemilih Tetap Jakarta sebanyak 8 juta, berarti ada dua juta, ini besar, sangat signifikan sangat menentukan,” ungkap Agung.
Karena itu, janji para cagub peserta Pilkada Jakarta untuk memberikan akses bagi Persija dan The Jakmania merupakan sebuah strategi kemenangan yang menjanjikan.
Komitmen para cagub memberikan ruang khusus bagi The Jakmania sebagai pendukung klub Persija Jakarta, menurut Agung bisa sangat mempengaruhi perolehan suara.
Baca Juga: Infinix Note 40 40S 4G Turun Harga Hampir Rp 1,5 Juta, Yakin Gak Tertarik?
Sebagaimana Anies Baswedan yang berhasil mendapat ruang khusus bagi para pendukung Persija, langkah tersebut menurut Agung perlu diikuti dan dikembangkan.
Salah satu strategi paling brilian yang dapat dilakukan masing-masing paslon peserta Pilkada Jakarta, menurut Agung adalah menggaet Anies Baswedan ke dalam barisan. ***

Share this article
Para Cagub Jakarta bersaing untuk menarik suara dari pendukung klub Persija, ini yang mereka lakukan.