AYOJAKARTA.COM - Upaya Pemprov DKI Jakarta atasi kemacetan hingga penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said dimulai dengan pembongkaran tiang-tiang monorel terbengkalai yang akan dilakukan pada Rabu, 14 Januari 2026.
Tiang-tiang terbengkalai ini diketahui sudah ada sejak tahun 2008, sebagai proyek alat transportasi massal monorel yang resmi dihentikan selama lebih dari 17 tahun lamanya.
Kekinian, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan pembongkaran untuk mengoptimalkan ruang jalan yang selama ini terhambat akibat keberadaan tiang-tiang monorel tersebut.
Siti Dinarwenny selaku Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyebutkan, ke depannya akan menambah badan jalan sebagai solusi mengurangi kemacetan di kawasan Rasuna Said.
Baca Juga: Upaya BGN Targetkan Nol Kasus Keracunan dalam Program MBG Tahun 2026: Allah yang...
“Pembongkaran dilakukan sebagai upaya penataan kawasan untuk meningkatkan keindahan kota, kenyamanan pejalan kaki, keselamatan pengguna jalan, serta sebagai upaya mengurai kemacetan dan perbaikan mobilitas di Jakarta,” ujar Siti Dinarwenny, Jumat (9/1).
Lebih lanjut, ia menyebutkan pemerintah akan melanjutkan tahap penataan kawasan setelah proses pembongkaran selesai.
Berikut beberapa tahap penataan di kawasan Jalan HR Rasuna Said:
- Penataan jalan dan trotoar
- Peningkatan sarana pejalan kaki
- Penyesuaian elemen pendukung agar kawasan menjadi lebih aman dan nyaman.
Baca Juga: Diselenggarakan Besok! Intip Dresscode Perayaan Natal Jakarta 2025 di JIExpo Kemayoran
“Melalui langkah ini, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam menata kembali infrastruktur kota demi mewujudkan Jakarta yang lebih nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh penggunanya,” tandasnya.
Pembongkaran tiang-tiang monorel terbengkalai ini diketahui tidak akan menutup jalan dan akan dilakukan maksimal pada malam hari agar tidak mempengaruhi aktivitas warga di pagi hari.***

Share this article
Upaya Pemprov DKI Jakarta atasi kemacetan hingga penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said dimulai dengan pembongkaran tiang-tiang monorel terbengkalai yang akan dilakukan pada Rabu, 14 Januari 2026.