AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI jakarta gelontorkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk proyek pembongkaran tiang-tiang monorel terbengkalai di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Biaya pembongkaran tiang monorel terbengkalai ini diketahui akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
Persoalan mengenai biaya ini dibagikan oleh Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo.
Baca Juga: Penting! Rekayasa Lalu Lintas Proyek MRT Jakarta Fase 2A CP 202 Tahap 3 hingga 31 Agustus 2026
Bukan hanya untuk membiayai proyek pembongkaran tiang monorel, namun anggaran ini akan digunakan untuk penataan ulang jalan dan trotoar sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
"Totalnya sekitar Rp100 miliar," ujarnya dikutip ayojakarta.com dari keterangan resmi pada Rabu, 7 Januari 2026.
Penggunaan APBD dinilai karena pentaan yang dilakukan akan menjadi aset untuk DKI jakarta.
Sebagai informasi, disepanjang Jalan HR Rasuna Said terdapat 98 tiang monorel terbengkalai.
Baca Juga: 27 Kepala Keluarga Penghuni TPU Kebon Nanas Direlokasi ke Rusun Jakarta Timur
Pembongkaran oleh pihak Pemprov DKI Jakarta akan dilakukan pada minggu ketiga bulan Januari 2026.
Untuk aset dari tiang monorel terbengkalai ini akan dikembalikan kepada PT Adhi Karya.
Dalam proses pembongkaran, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan bahwa tidak akan ada penutupan jalan.***

Share this article
Pemprov DKI jakarta gelontorkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk proyek pembongkaran tiang-tiang monorel terbengkalai di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.