AYOJAKARTA.COM - Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang diduga tertimbun longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (9/3).
Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur tim penyelamat sejak kejadian longsor terjadi, Minggu (8/3) siang.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas Special Group (BSG), unsur kepolisian dan TNI, Kantor SAR Kota Bekasi, BPBD Kota Bekasi, BPBD DKI Jakarta, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, serta UPST Bantargebang.
"“Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan proses pencarian terhadap korban yang diduga tertimbun longsor di TPST Bantar Gebang," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji.
Pencarian korban ini didukung dengan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi.
Selain itu, BPBD DKI juga melibatkan PMI Kota Bekasi, Pramuka Peduli, dan layanan ambulans darurat.
Alat pendukung lainnya yang disiapkan untuk membantu proses evakuasi yaitu 1 kantong jenazah, satu tali karmantel sepanjang 50 meter, tiga tali webbing, lima helm rescue, satu senter jinjing, empat pasang sarung tangan, serta satu kotak masker.
Berdasarkan data terbaru, saat ini korban meninggal dunia ada empat orang yaitu Enda Widayanti, Sumine, Dedi Sutrisno, dan Irwan Supriatain.
Sedangkan empat lainnya yang selamat adalah Johan, Sarifudin, Budiman, dan Slamet.
Adapun hingga kini Tim SAR masih melakukan proses pencairan terhadap lima orang yakni Riki Supriadi, Hardianto, Ato (warga), Dofir (warga), dan Jussova Situmorang (warga).
Tentunya dengan langkah pencairan ini, diharapkan para korban yang diduga masih tertimbun longsoran sampah dapat segera ditemukan.***
Share this article
Proses pencarian korban dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur tim penyelamat sejak kejadian longsor terjadi, Minggu (8/3) siang.