AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan batal mendapatkan tiket dukungan untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.
Ini karena, PDIP memutuskan mengusung dua kadernya yaitu Pramono Anung dan Rano Karno untuk Pilgub Jakarta 2024.
Padahal, menjelang pengumuman Pramono Anung-Rano Karno, Anies Baswedan diisukan akan dicalonkan oleh PDIP.
Mengingat beberapa waktu lalu Anies sudah bertemu dengan PDIP dan membahas mengenai Pilgub Jakarta 2024.
Anies mengatakan percakapannya dengan PDIP berjalan dengan sangat baik dan sudah cukup serius dan sudah sampai fase final.
Sayangnya, mantan gubernur Jakarta periode 2017-2022 itu enggan membeberkan apa saja yang dibicarakan bersama PDIP.
Baca Juga: 3 Kota Terpanas di Indonesia, yang Paling Panas Ternyata Bukan Jakarta!
Namun, Anies menyebut obrolannya dengan PDIP tidak hanya sebatas Pilgub, tetapi juga perjuangan bersama.
“Sebenarnya sudah cukup serius, sudah sampai fase final. Kita melihatnya ini lebih dari sekedar urusan Pilkada, tapi ini adalah perjuangan bersama bagaimana aras besar yang selama ini berada di dalam dua polar yang berbeda itu bisa sinergi bersama dan itu yang kita bahas bersama-sama, jadi sudah cukup jauh,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Mata Najwa pada Minggu (1/9/2024).
Anies menjelaskan bahwa dirinya sudah diundang ke DPD PDIP Jakarta dan melakukan diskusi terbuka.
Selang beberapa hari, dirinya diundang ke DPP PDIP dan mendapat kabar bahwa ada perkembangan di internal partai.
Baca Juga: Untuk Lulusan S1 Ilmu Komputer! 5 Instansi dan 6 Formasi Jabatan dengan Kuota Terbanyak di CPNS 2024
“Pada hari Sabtu saya diundang untuk datang ke DPD PDIP di Jakarta dan berdiskusi terbuka. Lalu pada hari Senin juga datang di DPP kemudian ada perkembangan yang kemudian ternyata kita tahu bahwa diputuskan Pak Pramono Anung dan Pak Rano Karno,” jelasnya.
Anies sebelum PDIP mendeklarasikan Pramono Anung-Rano Karno, dirinya sudah bertemu dengan Rano.
Dalam pertemuan tersebut Anies mendapatkan pesan bahwa ada perkembangan baru.
Namun, Anies tidak menerangkan secara detail perkembangan apa yang dimaksud tersebut.
Ia hanya menyebut ada perkembangan yang membuat PDIP harus mengatasinya terlebih dahulu dan ia akan dikabari.
“kita disana ngobrol, diskusi, sampai ada pesan datang kepada saya dan menyampaikan ‘Pak Anies ini ada perkembangan dan perkembangan baru menyangkut beberapa case-case, jadi kita tunggu dulu sampai case-case yang sedang dimunculkan waktu itu bisa dikendalikan’” sebutnya.

Share this article
Anies Baswedan mengatakan percakapannya dengan PDIP berjalan dengan sangat baik dan sudah cukup serius dan sudah sampai fase final.