AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan batal diusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) pada Pilgub Jakarta 2024.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menyampaikan bahwa Pilgub Jakarta bukan momen yang tepat untuk Anies Baswedan berkontestasi.
Dengan batalnya diusung untuk maju di Pilgub Jakarta, tentu Anies Baswedan memiliki pilihan yaitu mendukung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur dari Koalisi Indonesia Maju (KIM Plus), calon independen, atau mendukung kotak kosong.
Juru Bicara Anies, Irwan Tarigan mengatakan bahwa pihaknya tetap memperjuangkan mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Menurutnya, belum tentu dalam 100 tahun sekali ada calon pemimpin yang memiliki nilai seperti Anies.
“Kita perjuangkan terus Pak Anies ini. Kita belum tentu bisa menemukan 100 tahun sekali seperti Pak Anies,” kata Irwan dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Minggu (18/8/2024).
Seperti yang diketahui, sebelumnya Anies sudah mendapatkan dukungan untuk maju di Pilgub Jakarta dari tiga partai yaitu Partai NasDem, PKS, dan PKB.
Bahkan, PKS pun sudah menyiapkan pasangan pendamping Anies untuk Pilgub yaitu Sohibul Iman.
Namun, PKS dikabarkan juga akan bergabung ke KIM Plus sehingga posisi Anies untuk ikut kontestasi di ujung tanduk.
Selain itu, beberapa waktu lalu Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengklaim bahwa dirinya siap jika dipasangkan dengan Anies.
Irwan mengungkapkan bahwa dirinya tidak setuju jika Anies berpasangan dengan Kaesang di Pilgub Jakarta.
Menurutnya, ada nilai-nilai yang harus diperjuangkan oleh Anies jika dicalonkan sebagai calon gubernur.
Irwan berpendapat bahwa Indonesia bisa bertahan karena ada nilai-nilai yang diperjuangkan, bukan kepentingan.
“Nggak boleh. Nggak, nilai itu lebih penting jangan merusak. Ada nilai-nilai yang harus diperjuangkan. Yang membuat Indonesia bertahan itu bukan kepentingan, tapi nilai,” ungkapnya.

Share this article
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menyampaikan bahwa Pilgub Jakarta bukan momen yang tepat untuk Anies Baswedan berkontestasi.