AYOJAKARTA.COM--Menjelang hari raya Idul Adha 1445 H, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementrian Agama Republik Indonesia, menggandeng Lembaga Pendampingan Halal (LP3H) LDII Halal Center DPW LDII Provinsi DKI Jakarta serta IPB Halal Center melaksanakan pelatihan sertifikasi juru sembelih halal (Juleha) Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) LDII halal center.
Pelatihan tersebut merupakan Angkatan Pertama, dilaksanakan pada Sabtu (01/06) lalu.
Kegiatan ini berlangsung luring di gedung DPP LDII, Senayan Jakarta Selatan. Acara ini bertujuan persiapan penyelenggaraan pemotongan hewan kurban sesuai syariat Islam dan peraturan pemerintah.
Kepala LP3H LDII Halal Center yang juga Ketua DPW LDII DKI Jakarta, Teddy Suratmadji mengatakan, Pelatihan ini untuk memenuhi kebutuhan pendampingan produsen yang membutuhkan pengurusan sertifikat halal.
Menurut Pasal 4 UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal.
“Para pelaku usaha yang memproduksi dan memperdagangkan produk-produk pangan di Indonesia, wajib bersertifikat halal dan tertera logo halal pada kemasannya serta mutlak diperlukan sebagai payung hukum bagi pemerintah yang berwenang untuk mengatur produk halal di Indonesia,” jelas Teddy.
Selanjutnya Teddy juga menyampaikan bahwa pelatihan tahap pertama itu diikuti sekitar seratus lebih peserta yang siap diterjunkan di setiap wilayah untuk mengeksekusi pada saat Idul Adha.
“Angkatan pertama pelatihan ini diikuti sebanyak 120 muballigh se-DKI Jakarta. Melihat dari antusiasme yang begitu banyak DPW LDII akan melaksanakan pelatihan kedua pada tanggal 16 Juni 2024,” ucapnya.
Hadir dan sekaligus sebagai narasumber, Staff Tenaga Ahli Pendampingan Sertifikasi Halal Rumah Potong Hewan Supply Chains Meat Livestock Australian, Agy Wirabudi Pranata mengatakan, panitia harus lebih selektif dalam memperhatikan kesehatan hewan yang akan di sembelih itu sehat dengan cara meminta surat tanda kesehatan dari dinas setempat.
“Perlu disiapkan tim yang faham cara handling hewan kurban mulai dari pemilihan hingga pembagian daging kurban, tujuannya agar proses penyembelihan tidak berbahaya dan menghindari terjangkit penyakit yang ada di hewan itu, dan daging kurban yang di bagikan tetap aman dan halal, higienis,” tutur Agy.
Lebih lanjut, Agy berharap materi-materi yang disampaikan bisa diimplementasikan di Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) nya masing-masing sehingga proses ibadah kurban selain berpahala juga mendapatkan daging yang halal, sehat.
“Peserta yang hadir pelatihan bisa disebarluaskan bisa masif dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutup Agy.
Pelatihan JULEHA Angkatan 2 DPD LDII Jakarta Selatan
Kepengurusan LDII wilayah Jakarta Selatan dari tingkat DPD, PC, PAC, serta sejumlah majelis taklim juga telah melakukan Pelatihan Sertifikasi Juleha Angkatan Ke-2, hal ini sebagai respon dari antusiasme warga terhadap pelatihan angkatan 1 yang dilaksanakan di DPW LDII DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu. Ketua DPD LDII Jakarta Selatan, Mulyono, dalam siaran resminya menyampaikan, "Kami telah memberikan pengarahan tentang pentingnya qurban, memastikan penggalangan dana serta pengumpulan hewan qurban berjalan lancar, dan mengoordinasikan distribusi daging qurban agar tepat sasaran. Tahun ini, pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) adalah bagian dari usaha LDII Jakarta Selatan dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan warga dalam penanganan hewan Qurban yang baik dan benar." Sementara ini tercatat sudah ada 76 orang juru sembelih hewan qurban yang siap di 76 majelis taklim dengan target tiap majelis taklim akan menyiapkan sekitar 400 kantong qurban bagi para mustahiq atau penerima daging qurban.
Kegiatan berlangsung luring di gedung DPP LDII, Senayan, Jakarta Selatan. Acara ini bertujuan persiapan penyelenggaraan pemotongan hewan qurban sesuai syariat Islam dan peraturan pemerintah, digelar pada Sabtu, (01/6) untuk angkatan pertama sebanyak 120 orang mubaligh yang didapuk majelis taklim di wilayahnya masing-masing untuk menjadi juru sembelih. Sedangkan angkatan kedua digelar pada Minggu (16/6) 2024 secara luring atau offline di masjid Baitul Fattah Cilandak, diikuti 100 orang peserta. (*)
Share this article
Menjelang hari raya Idul Adha 1445 H, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementrian Agama Republik