AYOJAKARTA.COM -- Capres Ganjar Pranowo membentuk Satgas Laporan Aduan Kecurangan Pemilu bersama Tim Pemenangan Nasional.
Hal tersebut ia lakukan karena mendapati banyak laporan dari berbagai pihak soal kecurangan Pemilu.
Sebelum membentuk Satgas tersebut, Ganjar telah menerima laporan adanya kepada daerah yang diintimidasi oleh aparat keamanan mengenai Pemilu.
Namun Ganjar sendiri tidak menjelaskan dengan rinci soal intimidasi yang dialami kepala daerah tersebut.
Ganjar hanya menjawab sudah menerima laporan dan membenarkan kejadian tersebut kepada wartawan.
"Sudah, benar," ujar Ganjar kepada wartawan pada, Selasa, 14 November 2023.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Singgung Drakor Politik, PDIP Sebut Hal Ini
Lebih lanjut, Ganjar hanya mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui apa yang dilapor.
"Ya sudah ada lah semua yang melapor dan kami tahu semua. Maka kami sampaikan secara terbuka," kata Ganjar.
Ganjar mengaku bahwa partai-partai yang tergabung dalam TPN telah memintanya untuk membuat Satgas Laporan Aduan tersebut.
Dia berencana akan membuat sebuah platform bagi masyarakat untuk mengadukan kecurangan dalam Pemilu.
“Sekarang partai-partai kita juga minta untuk membuat satgas itu dan kita akan buat nanti semacam nomor atau platform untuk masyarakat bisa mengadu sehingga kita bisa fair,” ucapnya.
Baca Juga: TPN Selidiki Kasus Pencopotan Baliho Ganjar–Mahfud yang Terjadi di Beberapa Daerah
Sebelumnya, TPN Ganjar-Mahfud MD tengah menyelidiki perkara pencopotan baliho Ganjar-Mahfud.
"Jadi, itu yang sedang kita selidiki; deputi hukum sudah menghimpun semua yang beredar di media sosial," kata Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa, saat konferensi pers di Rumah Cemara, Jakarta, Senin, 13 November 2023.
Andika menyebut timnya sedang mecari bukti-bukti mengenai perkara pencopotan baliho tersebut.

Share this article
Capres Ganjar Pranowo membentuk Satgas Laporan Aduan Kecurangan Pemilu bersama Tim Pemenangan Nasional. Begini tujuannya.