AYOJAKARTA.COM - Suasana di Depo Tegalluar Kereta Cepat Jakarta Bandung sangat ramai mendekati uji coba penggunaan kereta cepat untuk masyarakat pada September 2023.
Puluhan petugas atau operator dari Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sibuk memeriksa kondisi Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Di area Joint Workshop yang digunakan untuk melakukan perbaikan level satu hingga tiga, para petugas dengan teliti memeriksa berbagai komponen kereta cepat.
Mereka juga melakukan pemeriksaan terhadap sistem kemudi kereta cepat yang beroperasi menggunakan sumber daya listrik.
Baca Juga: Daftar Rute Perjalanan Promo Flash Sale Tiket Kereta 17 Agustus 2023, Cek Cara dan Syarat
Ada empat unit kereta cepat untuk penumpang dengan tipe KCIC400AF yang berada di area Joint Workshop.
Sementara itu, di luar ruangan terdapat empat unit kereta cepat untuk penumpang dengan tipe yang sama.
Pemeriksaan dilakukan oleh petugas di dalam gerbong, termasuk pemeriksaan kondisi kursi, toilet, dan dapur.
Gerbong-grebong kereta cepat untuk penumpang mencakup berbagai kelas seperti First Class, bisnis dan ekonomi.
Di kawasan Depo Tegalluar juga terdapat berbagai bangunan lain yang digunakan untuk kantor, mesin dan fasilitas perawatan lainnya.
Selain itu, ada jalur khusus untuk mencuci rangkaian kereta cepat.
GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menjelaskan bahwa sejumlah persiapan terus dilakukan menjelang uji coba kereta cepat penumpang.
Persiapan yang sangat diperhatikan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada para penumpang.
"Sejumlah persiapan dilakukan dari sejumlah sisi, baik dari persiapan perizinan, sertifikasi sarana-prasarana, aksesibilitas, dan stasiun karena bicara uji coba dengan penumpang bicara pelayanan penumpang," ucap Eva di sela-sela meninjau area Joint Workshop Depo Tegalluar, dikutip ayojakarta.com dari Republika pada Rabu (23/8/2023).
Baca Juga: Tips Beli Tiket Kereta Murah, Pergi-pergi Kini Tak Perlu Khawatir Tekor
Dia menjelaskan bahwa persiapan lain yang tengah dilakukan adalah terkait dengan aksesibilitas menuju stasiun kereta cepat.
Dengan adanya Jembatan Cibiru, akses ke Stasiun Tegalluar di Kota Bandung menjadi lebih mudah bagi masyarakat.
Selain itu, fasilitas shuttle bus juga akan disediakan untuk memudahkan penumpang yang datang dari Summarecon menuju Stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Akses tol Kilometer 149 Padaleunyi saat ini juga telah dibuka.
Baca Juga: Bikin Geram! Rombongan Pengendara Ini Nekat Terobos Palang Pintu Kereta Api di Jaktim
Pembangunan dan persiapan akses menuju Stasiun Tegalluar di kilometer 151a dan 151b juga sedang berlangsung.
Selain itu, persiapan akses menuju Stasiun Kereta Cepat di Padalarang dan Halim, Jakarta juga terus dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.
Eva mengungkapkan bahwa rencana uji coba kereta cepat penumpang berbayar akan dimulai pada awal bulan September dan kuota untuk penumpang yang tidak berbayar juga akan dibuka untuk pendaftaran.
"Saat uji coba berbayar akan ada kuota untuk umum yang ingin ikut uji coba tidak berbayar. Kereta cepat kemungkinan ada delapan perjalanan, empat perjalanan dari Jakarta dan empat perjalanan dari Bandung. Untuk mekanisme bagaimana cara mendapatkan tiket, akan segera diinformasikan," ucapnya.
Uji coba kereta cepat untuk penumpang yang tidak membayar atau gratis akan berlangsung selama satu bulan. Kuota kursi yang akan tersedia diperkirakan antara 500 hingga 550 kursi.
"Rencana akan mengutamakan masyarakat yang ada di sekitar jalur rel untuk merasakan kereta cepat," katanya.
Eva menekankan bahwa Kereta Cepat Jakarta Bandung akan memberikan keuntungan waktu yang signifikan bagi masyarakat yang ingin bepergian antara Jakarta dan Bandung. Dengan kereta cepat ini, perjalanan dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya hanya memerlukan waktu 40 menit.***

Share this article
Sangat sibuk, begini suasana Depo Tegalluar di Bandung Jawa Barat menjelang uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung.