AYOJAKARTA.COM - Usai mengkritik Presiden Jokowi dan menuai pro dan kontra, kini Rocky Gerung telah menyampaikan permintaan maafnya.
Pasalnya kritikan Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi tersebut telah membuat banyak kegaduhan dimasyarakat.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Rocky Gerung pada konferensi pers yang digelarnya beberapa waktu lalu.
Meski menyampaikan permintaan maaf karena dianggap telah mengkritik tajam Presiden Jokowi, Rocky Gerung tetap bersikukuh bahwa tanggapan tajam yang dilontarkannya bukanlah untuk menyerang pribadi sang presiden.
Kritikan tersebut disampaikan Rocky hanya untuk mengkritisi kebijakan yang dibuat Presiden Jokowi sebagai pejabat publik.
"Saya minta maaf terhadap keadaan hari ini yang menyebabkan perselisihan itu berlanjut tanpa arah," ujar Rocky seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (5/8/2023).
Baca Juga: Polemik Soal 'Hina' Jokowi Semakin Gaduh, Rocky Gerung: Ada yang Ingin Dipermainkan
"Jadi sekali lagi saya menyesalkan bahwa persoalan hukum yang dari awal saya katakan ini adalah kritik saya terhadap Presiden Jokowi yang saya ucapkan secara tajam," lanjutnya.
Rocky menegaskan bahwa kritikannya bukan untuk menyerang pribadi Jokowi.
"Saya tidak mengkritik atau menghina Jokowi sebagai individu, tidak. Karena nggak ada urusan saya dengan Pak Jokowi," terangnya.
Banyak pihak yang telah melaporkan Rocky Gerung di sejumlah Polda di beberapa daerah buntut ucapannya saat acara Konsolidasi Buruh pada tanggal 29 Juli 2023 lalu.
Ucapannya itu kemudian menimbulkan kegaduhan serta pro kontra ditengah-tengah masyarakat.
Pihak masyarakat pun banyak yang menggelar aksi protes untuk menuntut agar Rocky Gerung segera ditangkap dan diproses.
Bahkan tak segan ada yang menyebut bahwa Rocky Gerung adalah seorang pengkhianat bangsa.
Salah satunya di Manado, Sulawesi Utara, terdapat masaa dari Ormas Adat Minahasa dan kalangan aktivis yang melakukan unjuk rasa guna mendesak penangkapan Rocky Gerung.
Baca Juga: Soal Hinaan Rocky Gerung, Mahfud MD Sebut Jokowi Tidak Mau Mengadu
Para pengunjuk rasa membawa poster yang berisikan wajah Rocky Gerung dengan berbagai tulisan sebagai bentuk kemarahan mereka atas ucapannya yang dianggap telah menghina Presiden Jokowi.
Laporan beberapa pihak di sejumlah Polda tersebut kini telah diambil alih oleh Bareskrim Polri.
Pihak Bareskrim Polri sendiri menyampaikan bahwa akan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Di sisi lain, Presiden Jokowi yang mengetahui kegaduhan tersebut justru menanggapi santai perkataan Rocky Gerung yang menuai banyak polemik.
Jokowi mengucapkan bahwa dirinya akan tetap fokus bekerja dan tidak akan mengambil pusing apa yang disampaikan Rocky.

Share this article
Usai mengkritik Presiden Jokowi dan menuai pro dan kontra, kini Rocky Gerung telah menyampaikan permintaan maafnya.