AYOJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali unggul dalam survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis pada Sabtu, 15 April 2023.
Nama Ganjar Pranowo kembali menguat usai sebelumnya dikatakan turun akibat polemik gagalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam presentasinya sebagaimana dikutip AyoJakarta.com melalui laman resmi SMRC pada Senin, 17 April 2023.
Disebutkan bahwa dalam survei terbaru dari SMCR menunjukan bahwa Ganjar Pranowo mengalami kenaikan elektabilitas, Prabowo Subianto turun dan Anies Baswedan stagnan.
Dalam simulasi top of mind, Ganjar Pranowo mendapatkan dukungan 16,5 persen sangat dekat dengan perolehan sementara Prabowo Subianto yang sebesar 16,3 persen.
Sedangkan, untuk Anies Baswedan menempati urutan yang ketiga yakni sebesar 9,8 persen, serta tokoh lainnya di bawahnya.
Dalam pemaparannya, Deni menjelaskan bahwa ada peningkatan suara dari Ganjar Pranowo sebesar 13 persen dari minggu pertama bulan April.
Prabowo Subianto mengalami pelemahan yang sebelumnya 18,3 persen menjadi 16,3 persen di periode yang sama.
Baca Juga: Terungkap! Inilah Obrolan Ganjar Pranowo dan Jokowi Saat Satu Mobil, Gibran: Saya Tahu Semuanya
Sedangkan suara Anies Baswedan relatif stagnan dari semula 10,7 persen menjadi 9,8 persen.
Begitu pula dengan simulasi survey lainnya dari SMRC seperti simulasi 6 nama calon maupun format semi terbuka.
Ganjar Pranowo juga unggul dari lainnya, yang mana urutan kedua yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di urutan ketiga.
“Secara keseluruhan, suara Ganjar yang sempat turun mulai kembali menguat. Dukungan publik pada Ganjar mulai pulih,” jelas Deni.
Pengamat Politik yang juga merupakan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno menyebut ada tiga faktor yang membuat elektabilitas Ganjar Pranowo naik di survei SMRC.
“Para pemilih cepat melupakan dan memaafkan Ganjar, ihwal Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang sempat membuat elektabilitas Ganjar merosot,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada Minggu, 16 April 2023.
Ia menjelaskan bahwa para pemilih di Indonesia akan cepat marah namun cepat pula memaafkan sehingga cepat pula untuk memilih orang yang sempat dibenci sebelumnya.
Bukan itu saja, faktor kemesraan yang ditunjukan oleh Joko Widodo (Jokowi) dan Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu di Solo, Jawa Tengah.
Juga menjadi salah satu faktor naiknya elektabilitas Gubernur Jawa Tengah ini. Menurutnya kedekatan tersebut sekaligus menjawab dan menepis isu keretakan yang sebelumnya sempat mencuat ke publik.
Faktor yang ketiga yakni akibat keberanian dari Ganjar Pranowo untuk bertanggung jawab menghadapi protes dari publik usai Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Adi Prayitno menyebut bahwa hal tersebut menjadi poin tambahan tersendiri sehingga membuat Ganjar Pranowo kembali menerima simpati dari publik.***

Share this article
Nama Ganjar Pranowo kembali menguat usai sebelumnya dikatakan turun akibat polemik gagalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.