AYOJAKARTA.COM – Remaja korban penganiayaan, Cristiano David Ozora akhirnya sadarkan diri setelah 15 hari dalam keadaan koma.
David mengalami benturan yang sangat keras pada organ vitalnya di kepala secara berkali-kali oleh tersangka Mario Dandy Satriyo.
Penganiayaan yang dialami oleh David terjadi pada 20 Februari 2023 lalu mendapat perhatian serius dari Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Asa Ibrahim, David bahkan dinilai memiliki potensi lumpuh akibat mengalami DAI (diffuse axonal injury).
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @asaibrahim (25/2/2023), dokter Asa menuliskan bahwa pada kasus DAI, axon mengalami cedera.
Axon merupakan bagian dari sel saraf yang berfungsi untuk menghubungkan sel saraf satu sama lain. Hal ini disebabkan oleh benturan yang amat keras pada kepala.
Benturan keras tadi kemudian menyebabkan puntiran, tarikan, atau gerak akselerasai-deselerasi yang berat kepada kepala.
Axon memiliki peran yang sangat penting pada manusia, koneksinya menyebabkan manusia bisa sadar, bergerak, berpikir, melihat, bicara merasakan emosi, empati, dan lain sebagainya. Apabila axon rusak maka kegiatan tersebut tidak bisa terjadi.
Bagi orang yang mengalami DAI, beberapa ada yang berakhir baik-baik saja, banyak yang kurang baik, dan beberapa berdampak sangat buruk.
Hal tersebut tergantung dari seberapa luas axon yang rusak, jika semakin luas maka akan semakin parah dan semakin keras benturannya juga akan semakin parah.
Akibatnya manusia bisa hilang kesadaran, sulit berpikir, lumpuh, sulit berbicara, emosi yang dikeluarkan tidak stabil, tidak bisa melihat atau mendengar, ataupun bisa mengalami dampak lainnya.
Baca Juga: Profil Anak Ariel Noah Alleia Anata Irham, Gadis Cantik yang Bikin Netizen Iri saat Tanding Pingpong
Saat ini kesadaran David sudah kembali namun menunjukkan emosi yang tidak stabil. Hal tersebut diungkapkan oleh ayah David, Jonathan Latumahina pada akun Twitternya.
Melalui akun @seeksixsuck, ia mengunggah update kondisi David yang akhirnya sudah sadarkan diri. Jonathan menyampaikan bahwa anaknya terus mengalami progres meski sedikit demi sedikit.
“Saat ini David sedang dalam kondisi pemulihan emosional. Kesadarannya lambat laun meningkat, lebih sering membuka mata tapi belum aware dengan siapa dia kontak,” ketik Jonathan.
Dalam video yang diunggah oleh Jonathan dapat dilihat bahwa kondisi David seperti menunjukkan emosi marah.
Baca Juga: Kabar Baik! David Ozora Korban Mario Dandy Sudah Sadar, Sang Ayah Minta Tidak Marah: Istighfar....
Saat Jonathan mencoba berkomunikasi dengan David ia menyadari emosi yang dikeluarkan oleh anaknya, oleh karena itu ia menenangkan David dan selalu mengingatkan untuk terus beristighfar.
“Kamu harus sabar, sabar pokoknya. Istighfar, istighfar, ledakan kemarahanmu terus nanti tenagamu dipakai untuk penyembuhanmu, aku tahu kamu lagi marah tapi nggak cukup, istighfar,istighfar, terus istighfar, ayo sayang jangan marah-marah,” kata Jonathan Latumahina.***

Share this article
David, korban penganiayaan Mario Dandy kini sudah sadar namun dengan emosi yang tak stabil, genggam erat tangan sang ayah.