Kamaruddin Simanjuntak Cecar Ricky Rizal, Ternyata Ada Niat Mencelakai Brigadir J Dari Awal

Ricky Rizal Dinilai Sangat Mengecewakan, Martin Simanjuntak  Mohon Maaf Kamu Kena Juga 340

Ricky Rizal Dinilai Sangat Mengecewakan, Martin Simanjuntak Mohon Maaf Kamu Kena Juga 340

AYOJAKARTA.COM – Kamaruddin Simanjuntak angkat bicara soal kesaksian terdakwa Ricky Rizal.

Seperti yang diketahui, Ricky Rizal kembali menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Persidangan Ricky Rizal tersebut menyorot perhatian Kamaruddin Simanjuntak.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube TVOneNews, Kamaruddin mengatakan bahwa ia memandang Ricky sebagai anggota Polri yang seharusnya sudah matang.

Baca Juga: Penuh Emosional! Arif Rachman Mengaku Sangat Takut pada Ferdy Sambo, Khawatirkan Hal Ini: Ajudan Saja Dibunuh

Menurut Kamaruddin, sebagai anggota Polri yang menyandang pangkat Bripka harusnya Ricky menyadari bahwa terlibat dalam pembunuhan Brigadir J itu adalah kesalahan.

“Dengan pangkat Brigadir Kepala harusnya dia menyadari bahwa itu suatu kesalahan atau suatu kejahatan dan asa hukum pidana itu kan tanpa kesalahan yaitu kesalahan yang bersifat kejahatan,” katanya.

Kamaruddin beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh Ricky seperti memindahkan uang dari rekening Brigadir J ke rekeningnya adalah tindakan yang jahat.

Terlebih, Kamaruddin menyebut bahwa Ricky mengetahui rencana pembunuhan Yoshua sejak di Magelang.

Baca Juga: Tepis Siasat Cerdik Tangisan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Pakar Hukum Pidana: Hakim Nggak Bisa Dikadalin

“Jadi dengan dia mau memindahkan uang dan atau mencuri uang dengan kekerasan dari rekening almarhum itu menandakan bahwa dia benar-benar sangat jahat dan layak dihukum mati. Belum lagi dia mengetahui rencana pembunuhan sejak di Magelang tetapi dia tidak menyesali perbuatannya,” sebutnya.

“Misalnya ketika di Magelang dia sudah ikut skenairo Sambo, dia pura-pura mengantar atau mengurus anaknya Ferdy Sambo, mengajak Bharada Richard, kemudian pulang dari situ dimana almarhum diancam mau dibunuh oleh Kuat Maruf dengan pisau tetapi yang dilakukan oleh Ricky Rizal justru melucuti senjata api Yoshua,” sambungnya.

Kamaruddin kemudian menjelaskan jika Ricky sempat ingin mencelakai Yoshua dengan membantingkan stir mobil ke kiri, akan tetapi niat tersebut diurungkan.

Bahkan, Kamaruddin menyayangkan Ricky yang tidak berusaha menghalangi atau menggagalkan rencana pembunuhan Yoshua.

Baca Juga: Skakmat! Putri Candrawathi Ngeles saat Hakim Beberkan CCTV Berduaan dengan Kuat Maruf, Ketahuan Berbohong?

“Kemudian di jalan dia hendak membunuh Yoshua dengan cara membantingkan stir mobil ke kiri supaya Yoshua terbunuh tapi diurungkan. Kemudian di rumah Saguling dia ikut merancang pembunuhan itu di lantai 3 bersama Putri dan Ferdy Sambo. Kemudian dia memanggil untuk menjerumuskan Bharada Richard Eliezer untuk membunuh dan dia tahu itu akan terjadi pembunuhan tapi dia tidak berusaha mencoba menghalangi atau menggagalkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin pun menyinggung soal adanya informasi isolasi mandiri di rumah Duren Tiga.

Menurutnya, adanya isolasi mandiri di rumah Duren Tiga tersebut adalah untuk menjalankan skenario yang sudah dibuat.

“Tetapi celakanya mereka informasinya mau isolasi mandiri tetapi pembantunya itu tidak ikut isolasi mandiri. Jadi artinya Ricky Rizal, Kuat Maruf, maupun Putri bersama Ferdy Sambo pergi ke rumah Duren Tiga itu adalah menjalankan skenario,” ucapnya.

“Termasuk juga Putri dia pergi pakai celana legging disana dia pura-pura mengganti bajunya dengan baju yang menurut dia seksi supaya terkesan Yoshua tergoda, itu juga bagian dari skenario,” tambahnya.

Baca Juga: Cerita Hendra Kurniawan Minta Hadirkan Ferdy Sambo Saat Disuruh Mengaku Ikut Skenario Kematian Brigadir J

Lebih lanjut Kamaruddin menyinggung soal keterlibatan Ricky saat eksekusi Yoshua terjadi.

Kamaruddin pun menyebut jika Ricky pantas untuk mendapat tuntutan hukuman mati.

“Demikian juga Ferdy Sambo telah memakai sarung tangan hitam supaya tidak ada jejak jarinya dan senjatanya pun sudah dibersihkan, yaitu senjata yang sudah dilucuti oleh Ricky sehingga tidak ada lagi DNA dia padahal dia yang melucuti senjata, tidak ada DNA Ferdy Sambo, tidak ada DNA dari Yoshua karena terjadi pembersihan itu artinya bagian daripada perencanaan,” paparnya.

“Dan juga Bharada E tidak mungkin tiba-tiba ada peluru dalam senjatanya tanpa diisi terlebih dahulu yaitu diisi di rumah Saguling. Nah ini semua sudah terencana dengan baik, jadi orang ini layak dituntut hukuman mati kecuali Bharada Richard Eliezer,” tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.

Jakarta Barat 03 Jun 2026, 13:27 WIB

Upaya Kurangi Bau Sampah, Kelurahan Duri Jakarta Barat Lakukan Uji Coba Penggunaan Cairan Eco Lindi!

Upaya untuk mengurangi dampak bau dari sampah, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat lakukan uji coba pemanfaatan cairan eco lindi di depo sampah Jalan Duri Utara III pada Rabu, 3 Juni 2026.

News 03 Jun 2026, 13:19 WIB

Bukan Ahli Gizi Seperti Dadan Hindayana, 3 Profil Kepala dan Wakil BGN Terbaru dari Mantan Jurnalis Tabloid, hingga Ekonom Senior

Profil dan jejak karier Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono.