AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Putri Candrawathi mengaku setelah mendengar letusan dan di jemput Ferdy Sambo, ia tidak pernah menanyakan peristiwa apa yang telah terjadi.
Putri Candrawathi juga mengaku tidak memikirkan apa yang telah terjadi di Duren Tiga berkaitan dengan ceritanya soal peristiwa di Magelang ke Ferdy Sambo.
Selanjutnya, dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas Tv bahwa ketika peristiwa itu terjadi, dirinya berada di lantai dua dan mendengar banyak suara tembakan.
"Saya dengar letusan banyak sekali. (Sebelum suara tembak), saya dengar ada sayup-sayup terdengar percakapan gitu ada ribut-ribut," tutur Putri.
Putri menjelaskan setelah mendengar keributan dan penembakan, Ferdy Sambo menghampirinya di lantai dua.
Dia mengatakan raut muka suaminya, Ferdy Sambo tampak panik ketika membuka pintu kamar.
"Beberapa lama setelah letusan berhenti, itu terus ada yang buka pintu. Saya kaget balikkan badan dan lihat suami panik. Lalu, beliau langsung merarangkul saya membawa keluar," jelasnya.
Selain itu, Putri menekankan peristiwa Ferdy Sambo membawanya keluar rumah terjadi begitu singkat.
Dia mengaku bahkan tidak melihat jenazah Brigadir J saat peristiwa tersebut selesai.
"Saya tidak lihat, karena suami merangkul begini. Saya tahu Yoshua meninggal pada tanggal 9 Juli 2022. Waktu itu, suami saya menyampaikan bahwa Yoshua meninggal ditembak Richard," imbuhnya.***

Share this article
Terdakwa Putri Candrawathi mengaku setelah mendengar letusan dan di jemput Ferdy Sambo, ia tidak pernah menanyakan peristiwa tersebut.