AYOJAKARTA.COM - Ronny Talapessy masih gencar membuktikan jika kliennya, Bharada E tidak bersalah atas penembakan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo.
Apalagi Bharada E kini sudah berbalik arah, tak lagi mengikuti skenario Ferdy Sambo dan statusnya ditetapkan jadi justice collaborator.
Sang pengacara, Ronny Talapessy kerap membeberkan bukti-bukti dan ucapan terkait penembakan Brigadir J yang dituduhkan dilakukan oleh Bharada E.
Meski begitu, pengacara ini tak membantah soal fakta jika serpihan peluru yang ada di badan Brigadir J identik dengan miliki Bharada E.
Saat itu, Bharada E memegang pistol jenis Glock yang ternyata identik dengan yang ada di badan almarhum Yosua.
"Bahwa identik yang ada di badan Yosua adalah identik dengan Glock Richar Eliezer," jelasnya mengawali.
"Tetapi serpihan yang di kepala dan di pipi itu tidak identik, tidak teridentifikasi," tambahnya menjelaskan.
Kemudia ia membahas soal luka tembak di kepala Brigadir J yang sudah diperlihatkan di persidangan.
Baca Juga: Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Intonasi Suara Ferdy Sambo Berbeda: Ini Indikasi Seseorang Berbohong
Ronny Talapessy menjelaskan jika luka tembak tersebut sangat besar dan menembus dari belakang hingga depan.
"Jadi menurut kami, tidak mungkin ketika serpihan yang di kepala dan di pipi tidak digambarkan ini pistol dari siapa," tanyanya heran.
Hingga akhirnya ia menyimpulkan jika Ferdy Sambo memang menyembunyikan sebuah pistol yang tidak diketahui publik.
"Kesimpulannya kami adalah pistol itu sengaja disembunyikan oleh Ferdy Sambo," tutur pengacara Bharada E.
"Karena tidak bisa diidentifikasi pistolnya Richard Eliezer," tambahnya mengungkapkan alasan jelas.
Kemudian ia membahas soal jumlah peluru yang ditemukan.
Sehingga ada kejanggalan lain yang dirasa perlu diselidiki lebih dulu untuk memastikan hal ini.***

Share this article
Saat itu, Bharada E memegang pistol jenis Glock yang ternyata identik dengan yang ada di badan almarhum Yosua.